Ekspor Anjlok, Neraca Dagang RI Defisit 160 Juta Dollar AS

Kompas.com - 15/10/2019, 12:05 WIB
Ilustrasi ekspor dan impor. SHUTTERSTOCKIlustrasi ekspor dan impor.

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik ( BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit 160 juta dollar AS pada September 2019.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan, neraca dagang September 2019 mengalami penurunan dibandingkan September 2018.

"Tahun lalu neraca dagang kita surplus 346,2 juta dollar AS," ujarnya di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Selasa (15/10/2019).

Defisit neraca perdagangan September 2019 disebabkan nilai ekspor Indonesia hanya 14,10 miliar dollar AS, turun 5,74 persen dibandingkan ekspor September 2018 sebesar 14,19 miliar dollar AS.

Eskpor sejumlah barang mengalami anjlok, bahkan ada yang mencapai 272,4 persen, yakni perhiasan. Selain itu eskpor kendaraan dan bagiannya juga tercatat anjlok 85,1 persen.

Baca juga: Juli 2019, Neraca Perdagangan RI Defisit 63,5 Juta Dollar AS

" Ekspor kita turun lumayan tajam," kata Suhariyanto.

Sementara itu, nilai impor September 2019 sebesar 14,26 miliar dollar AS, turun 2,41 persen dibandingkan nilai impor September 2018 yang sebesar 14,61 miliar dollar AS.

Adapun secara keseluruhan neraca perdagangan Indonesia sepanjang Januari-September 2019 masih mengalami defisit sebesar 1,94 miliar dollar AS.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X