Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kemendag Targetkan Ekspor Dekorasi Rumah Tembus Rp 520 Miliar

Kompas.com - 15/10/2019, 13:10 WIB
Rina Ayu Larasati,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perdangan Indonesia lewat Direktorat Jendral Pengembangan Ekspor Nasional menjalin kerja sama dengan Centre for the Promotion of Imports from Developing Countries (CBI) Belanda untuk mengembangkan ekspor produk dekorasi rumah.

Lewat kerjasama ini kemendag menargetkan ekspor produk dekorasi rumah ke Belanda bakal tembus 32 juta euro atau sekitar Rp 520 miliar dalam kerja sama yang dilakukan selama lima tahun.

"Itu sampai akhir nanti proyek ada sekitar 32 juta euro atau sekitar Rp 520 miliar rupiah, sampai nanti (2024)," ucap Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Dody Edward saat ditemui di kantor Kementerian Perdagangan di Jakarta Selasa (15/10/2019).

Baca juga : Holding BUMN Perkebunan Ekspor Perdana CPO ke AS

Dody menyebutkan, target tersebut merupakan tujuan dari dilakukannya kerja sama pengembangan ekspor dekorasi rumah dengan Centre for the Promotion of Imports from Developing Countries (CBI) Belanda.

Kerja sama tersebut berbentuk sebuah pelatihan untuk usaha kecil dan menengah (UMKM) Indonesia yang memproduksi kerajinan dekorasi rumah.

Managing Director CBI Belanda Hans Obdeijn mengatakan, permintaan pasar di Belanda maupun Eropa memang menuntut adanya aspek sustainability dalam setiap produk yang beredar. Sehingga, dalam kerja sama ini pihaknya memberi tahu secara langsung aturan-aturan yang berlaku di pasar Eropa.

"Harapannya setelah perjanjian ini selesai lima tahun ke depan, Indonesia sudah bisa melakukannya sendiri, dan tak lagi memerlukan kami," jelas Hans.

Pelatihan yang diberikan berdasarkan pada aspek sustainability atau keberlangsungan yang dilihat mulai dari cara bagaimana pelaku usaha mengambil bahan baku untuk produknya, cara mengolahnya, cara membuang limbahnya dan juga dalam memberdayakan para karyawannya.

Saat ini jumlah pelaku UMKM yang sudah mengikuti pelatihan ini sejak 2014 sebanyak 11 UMKM yang tersebar di seluruh Indonesia. UMKM yang dibina oleh CBI dan Badan Ekonomi Kreatif berbeda.

Perlu diketahui, Belanda menempati peringkat pertama di Eropa sebagai pasar terbesar untuk ekspor produk home decoration Indonesia dengan pangsa pasar sebesar 22.34 persen. Jumlah ekspor dari tahun 2014-2018, yaitu meningkat 3,38 persen.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Dollar AS Tembus Rp 16.200, Kemenkeu Antisipasi Bengkaknya Bunga Utang

Dollar AS Tembus Rp 16.200, Kemenkeu Antisipasi Bengkaknya Bunga Utang

Whats New
Bawaslu Buka 18.557 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Prioritas Kebutuhannya

Bawaslu Buka 18.557 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Prioritas Kebutuhannya

Whats New
Ingin Produksi Padi Meningkat, Kementan Kerahkan 3.700 Unit Pompa Air di Jatim

Ingin Produksi Padi Meningkat, Kementan Kerahkan 3.700 Unit Pompa Air di Jatim

Whats New
Kemenhub Buka 18.017 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Rinciannya

Kemenhub Buka 18.017 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Rinciannya

Whats New
Melalui Pompanisasi, Mentan Amran Targetkan Petani di Lamongan Tanam Padi 3 Kali Setahun

Melalui Pompanisasi, Mentan Amran Targetkan Petani di Lamongan Tanam Padi 3 Kali Setahun

Whats New
Konflik Iran-Israel Bisa Picu Lonjakan Inflasi di Indonesia

Konflik Iran-Israel Bisa Picu Lonjakan Inflasi di Indonesia

Whats New
Kartu Prakerja Gelombang 66 Resmi Dibuka, Berikut Persyaratannya

Kartu Prakerja Gelombang 66 Resmi Dibuka, Berikut Persyaratannya

Whats New
Kemensos Buka 40.839 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Rinciannya

Kemensos Buka 40.839 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Rinciannya

Whats New
Pemudik Lebaran 2024 Capai 242 Juta Orang, Angka Kecelakaan Turun

Pemudik Lebaran 2024 Capai 242 Juta Orang, Angka Kecelakaan Turun

Whats New
Pasar Sekunder adalah Apa? Ini Pengertian dan Alur Transaksinya

Pasar Sekunder adalah Apa? Ini Pengertian dan Alur Transaksinya

Work Smart
Signifikansi 'Early Adopters' dan Upaya 'Crossing the Chasm' Koperasi Multi Pihak

Signifikansi "Early Adopters" dan Upaya "Crossing the Chasm" Koperasi Multi Pihak

Whats New
Rupiah Tertekan Dekati Rp 16.300 Per Dollar AS, BI Terus Intervensi Pasar

Rupiah Tertekan Dekati Rp 16.300 Per Dollar AS, BI Terus Intervensi Pasar

Whats New
Cara Gadai BPKB Motor di Pegadaian, Syarat, Bunga, dan Angsuran

Cara Gadai BPKB Motor di Pegadaian, Syarat, Bunga, dan Angsuran

Earn Smart
Harga Minyak Dunia Melonjak 3 Persen, Imbas Serangan Balasan Israel ke Iran

Harga Minyak Dunia Melonjak 3 Persen, Imbas Serangan Balasan Israel ke Iran

Whats New
Kembangkan Karier Pekerja, Bank Mandiri Raih Peringkat 1 Top Companies 2024 Versi LinkedIn

Kembangkan Karier Pekerja, Bank Mandiri Raih Peringkat 1 Top Companies 2024 Versi LinkedIn

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com