Ekspor RI ke AS Anjlok 113 Juta Dollar AS, Ini Penyebabnya

Kompas.com - 15/10/2019, 16:35 WIB
Ilustrasi impor SHUTTERSTOCKIlustrasi impor

JAKARTA, KOMPAS.com – Ekspor non migas Indonesia ke Amerika Serikat (AS) dilaporkan anjlok.

Pada September 2019, ekspor RI ke AS hanya mencapai nilai 1,48 miliar dollar AS, turun 7,09 persen atau 113 juta dollar dibandingkan pada Agustus 2019.

Kepala Badan Pusat Statistik ( BPS) Suhariyanto mengatakan, penurunan ekspor non migas Indonesia ke AS disebabkan pelemahan ekonomi AS. Akibatnya, permintaan dari Negeri Paman Sam tersebut menurun.

Selain itu, secara umum perekonomian global sedang dalam kondisi melambat, yang akhirnya berdampak pada kinerja ekspor Indonesia.

“Perekonomian global melambat. Banyak negara tujuan partner dagangnya Indonesia terdampak,” ujarnya di Jakarta, Selasa (15/10/2019).

Baca juga: Ekspor Anjlok, Neraca Dagang RI Defisit 160 Juta Dollar AS

“Jadi fenomena global yang membuat pattern-nya agak berbeda. Perlu juga perbaikan (kebijakan) di dalam negeri,” sambungnya.

Suhariyanto menyebutkan, barang ekspor ke AS yang turun yakni pakaian jadi 18,33 persen, barang-barang rajutan 6,18 persen dan daging serta ikan olahan 15,5 persen.

Sementara itu nilai ekspor Indonesia ke AS dari Januari-September 2019 mencapai 12,9 miliar dollar AS. Namun angka ini juga turun 1.50 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pada Januari-September 2019, nilai ekspor Indonesia ke AS mencapai 13,1 miliar dollar AS.

Meski turun, AS masih menempati posisi kedua negara tujuan ekspor Indonesia. Adapun posisi pertama negara tujuan ekspor Indonesia yakni China.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X