Naik, Indonesia Duduki Peringkat 68 Indeks Global Keterbukaan Ekonomi

Kompas.com - 15/10/2019, 17:18 WIB
ilustrasi peta Indonesia THINKSTOCKS/NARUEDOMilustrasi peta Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia menduduki peringkat 68 dalam Indeks Global Keterbukaan Ekonomi (Global Index of Economic Openness/GIEO) 2019 yang dirilis lembaga riset asal Inggris Legatum Institute.

Dilansir dari Antara, Selasa (15/10/2019), Director of Policy Legatum Institute Stephen Brien di Jakarta, menjelaskan Indonesia tahun ini naik satu peringkat dibandingkan 2018 lalu di peringkat 67.

"Keterbukaan ekonomi Indonesia membaik, yaitu di peringkat 68, naik enam peringkat dalam 10 tahun terakhir," katanya dalam diskusi di Jakarta, Selasa.

Menurut Brien, perbaikan tersebut terjadi di seluruh dunia, tapi terutama di Indonesia, perbaikan terjadi terkait penguatan lingkungan investasi dan penciptaan bisnis.

Direktur Fasilitasi Promosi Daerah BKPM Indra Darmawan menyambut baik kajian soal pemeringkatan Indonesia dalam bidang keterbukaan ekonomi.

Baca juga: Indeks Daya Saing Global Indonesia Turun Menjadi 50 Dunia

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski mengalami kenaikan, Indra menyebut masih banyak pekerjaan rumah yang menanti untuk diselesaikan, terutama terkait perbaikan layanan untuk memudahkan investor dalam berinvestasi.

"Utamanya bagaimana untuk membuat regulasi yang memberi kemudahan dan kenyamanan berusaha. Itu fokus yang bisa diambil. Saat ini pemerintah bekerja keras merealisasikan hal tersebut," katanya.

Meski tidak rinci menjelaskan, Indra menyebut lembaga itu akan fokus untuk meningkatkan kemudahan dan kenyamanan berusaha bagi investor.

"Salah satunya juga perbaikan di sistem perizinan atau OSS (Online Single Submission)," ujarnya.

Indra mengakui sistem perizinan OSS memang masih perlu dioptimalisasi. Namun, hingga saat ini OSS telah berhasil menerbitkan rata-rata 1.300 izin usaha per hari.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.