Dorong Ekspor dan Investasi, Indonesia Harus Contoh Vietnam

Kompas.com - 16/10/2019, 18:00 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melepas secara simbolis perjalanan Kereta Bandara (KA) dari Stasiun Manggarai menuju Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (5/10/2019). KOMPAS.COM/MURTI ALI LINGGAMenteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melepas secara simbolis perjalanan Kereta Bandara (KA) dari Stasiun Manggarai menuju Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (5/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia harus mencontoh apa yang dilakukan Vietnam untuk mendongkrak ekspor dan investasi nasional.

Ini khususnya cara Vietnam memberikan kemudahan bagi swasta agar bisa mendorong ekspor dan investasi lewat industri logistik.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, pelaku usaha bisa memberikan saran bagi pemerintah untuk bersama-sama mendorong ekspor dan investasi. Apalagi selama ini Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia punya mitra dengan para pengusaha.

"Kadin memiliki patner-patner seperti Vietnam model bisnis yang dilakukan negara tersebut harus kita lakukan di sini agar daya saing kita, daya saing usaha ini menjadi baik, dan investor mau untuk menginvestasikan ke sini," kata Menhub ketika ditemui di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Menhub menjelaskan, selama ini Vietnam memberikan kemudahan kepada para pengusaha yang ingin berinvestasi guna mendapatkan kawasan industri.

Baca juga: Infrastruktur Indonesia Masih Kalah dengan Malaysia dan Vietnam

Bahkan, para pengusaha bisa menyewa lahan untuk membangun infrastruktur sendiri serta kemudahan lainnya.

"Saya pikir pengusaha akan lebih jeli untuk melihat sektor-sektor mana, hal-hal mana dirasakan bermanfaat dan ambilah itu dan beritahu kami, kita berdiskusi, kita buat regulasi-regulasi kita jadi lebih mudah. Sehingga investor itu diuntungkan atau dimudahkan," terangnya.

Dia menambahkan, pengusaha tentunya memiliki kompetensi untuk membuat satu model bisnis yang efisien tetapi tetap mengungtungkan.

Oleh karena itu, pemerintah pasti bisa berkolaborasi dan bahu membahu dengan pihak swasta demi mendorong ekspor dan investasi nasional.

"Saya pikir di waktu ini kita ingin membuat sejumlah kemudahan. Karenanya kita meminta kepada Kadin berikan masukan-masukan, juga Kadin memiliki partner-partner," tambahnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X