Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Beli 2.100 Menara Indosat, Telkom Group Diprediksi Untung

Kompas.com - 17/10/2019, 17:53 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Editor

Sumber

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) secara grup usaha diprediksi akan mendapatkan keuntungan secara finansial pasca aksi akuisisi 2.100 menara milik Indosat yang dilakukan anak usahanya yakni PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel).

Direktur Indonesia ICT Institute Heru Sutadi menilai transaksi yang dilakukan Indosat dengan Mitratel dan PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) dalam melepas 3.100 menaranya sebagai bukti bisnis menara salah satu yang bisa diandalkan di suprastruktur telekomunikasi.

"Indosat berhasil lepas per menara sekitar Rp 2,06 miliar dengan lease back sekitar Rp 10 juta per bulan. Bandingkan ketika Indosat melakukan pelepasan menara pada 2012 yang hanya Rp1 ,5 miliar per menara. Ini artinya bisnis menara itu menjanjikan secara industri," kata dia.

Sementara secara finansial transaksi ini dinilai berdampak ke diversifikasi risiko bagi Telkom. Tak pelak transaksi ini dinilai bagus bagi Telkom yang fokus ke layanan telekomunikasi dan jaringan.

Baca juga: Telkom Beli 2.100 Menara BTS Milik Indosat Senilai Rp 4,44 Triliun

Bisnis menara sendiri dinilai akan terus menjanjikan selama operator telekomunikasi terus melakukan ekspansi jaringan.

Di sisi lain, Mandiri Sekuritas dalam kajiannya memprediksi tambahan 2.100 menara dari Indosat menjadikan anak usaha Telkom itu memiliki total 16.000 menara.

Diprediksi 2.100 menara itu menghasilkan tambahan pendapatan tahunan sekitar Rp 540 miliar dan Earning Before Interest Tax Depreciation Amortization (EBITDA) sebesar Rp 410 miliar.

Transaksi yang dilakukan Mitratel ini bisa membuat kenaikan bagi pendapatan dan EBITDA Telkom Group masing-masing 1 persen dan 3 persen dari bisnis non seluler pada 2020 mendatang.

Hal yang lebih penting adalah dampak dari akuisisi ini dimana Telkom Group bisa mengontrol penuh akuisisi site baru dan bisa meningkatkan monetisasi bisnis menara di masa depan.

Sebelumnya, PT Indosat Tbk (KOMPAS100: ISAT) atau Indosat Ooredoo telah mengumumkan pada tanggal 14 Oktober 2019 menandatangani Perjanjian Jual Beli (Sales and Purchase Agreement/SPA) dengan masing-masing Mitratel dan Protelindo yang telah ditetapkan sebagai pemenang dari proses tender penjualan 3.100 menara telekomunikasi miliknya.

Baca juga: Tingkatkan Daya Saing SDM Papua, Telkom Luncurkan IDL di Timika

Mitratel telah memenangkan 2.100 menara dan Protelindo telah memenangkan 1.000 menara, dengan total transaksi senilai Rp 6,39 triliun. Pembayaran transaksi akan dilakukan seluruhnya dalam bentuk tunai pada saat penyelesaian transaksi.

Nilai dari 2.100 menara yang dimenangkan Mitratel sekitar Rp 4,43 triliun. (Tendi Mahadi)

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Mitratel beli menara Indosat, Telkom Group diprediksi untung

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Penyaluran Kredit Bank Neo Commerce Turun 13,8 Persen di Kuartal I-2024

Penyaluran Kredit Bank Neo Commerce Turun 13,8 Persen di Kuartal I-2024

Whats New
5 Saham Ini Cum Date Dividen Pekan Depan, Cek Jadwal Lengkapnya

5 Saham Ini Cum Date Dividen Pekan Depan, Cek Jadwal Lengkapnya

Whats New
Strategi 'Turnaround' Ubah Rugi Jadi Laba Berhasil, Angela Simatupang Kembali Pimpin IIA Indonesia hingga 2027

Strategi "Turnaround" Ubah Rugi Jadi Laba Berhasil, Angela Simatupang Kembali Pimpin IIA Indonesia hingga 2027

Whats New
Harga Emas Terbaru 24 Mei 2024 di Pegadaian

Harga Emas Terbaru 24 Mei 2024 di Pegadaian

Spend Smart
Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru Pada Jumat 24 Mei 2024

Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru Pada Jumat 24 Mei 2024

Spend Smart
Harga Bahan Pokok Jumat 24 Mei 2024, Semua Bahan Pokok Naik, Kecuali Cabai Merah Keriting

Harga Bahan Pokok Jumat 24 Mei 2024, Semua Bahan Pokok Naik, Kecuali Cabai Merah Keriting

Whats New
Incar Pendanaan 5 Miliar Dollar AS, Saham Alibaba di Hong Kong Anjlok 5 Persen

Incar Pendanaan 5 Miliar Dollar AS, Saham Alibaba di Hong Kong Anjlok 5 Persen

Whats New
Laporan Pendapatan Nvidia Tak Mampu Jadi Katalis, Wall Street Melemah

Laporan Pendapatan Nvidia Tak Mampu Jadi Katalis, Wall Street Melemah

Whats New
Kemenhub Temukan Masih Banyak Bus Pariwisata Tak Laik Jalan

Kemenhub Temukan Masih Banyak Bus Pariwisata Tak Laik Jalan

Whats New
[POPULER MONEY] Indonesia Terus Kurangi Ketergantungan terhadap Dollar AS | Kapan Gaji Karyawan BUMN Indofarma Bakal Dibayarkan?

[POPULER MONEY] Indonesia Terus Kurangi Ketergantungan terhadap Dollar AS | Kapan Gaji Karyawan BUMN Indofarma Bakal Dibayarkan?

Whats New
Simak Cara Beli Tiket Kereta Cepat via BRImo dan Livin’ by Mandiri

Simak Cara Beli Tiket Kereta Cepat via BRImo dan Livin’ by Mandiri

Spend Smart
Cara Melihat Saldo ATM BCA, BRI, BNI, dan Mandiri

Cara Melihat Saldo ATM BCA, BRI, BNI, dan Mandiri

Spend Smart
Cara Menonaktifkan SMS Banking BSI, Bisa lewat HP

Cara Menonaktifkan SMS Banking BSI, Bisa lewat HP

Spend Smart
BEI Realisasikan Mekanisme Pemindahan Papan Pencatatan

BEI Realisasikan Mekanisme Pemindahan Papan Pencatatan

Whats New
Yili Indonesia Dairy Ekspor Es Krim Joyday ke 16 Negara

Yili Indonesia Dairy Ekspor Es Krim Joyday ke 16 Negara

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com