Core: Ekonomi Indonesia Kuartal III di Bawah 5 Persen

Kompas.com - 18/10/2019, 22:10 WIB
Direktur Riset Centre of Economic Reform (CORE) Piter Abdullah menyampaikan pendapatnya terkait adanya wacana Tax Amnesty jilid II dalam sebuah diskusi di Jakarta, Rabu (14/8/2019). KOMPAS.COM/MURTI ALI LINGGADirektur Riset Centre of Economic Reform (CORE) Piter Abdullah menyampaikan pendapatnya terkait adanya wacana Tax Amnesty jilid II dalam sebuah diskusi di Jakarta, Rabu (14/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Riset Centre of Reform on Economics (Core) Piter Abdullah menilai, kuartal III 2019 pertumbuhan ekonomi Indonesia bakal kembali melambat. Dirinya memperkirakan perekonomian bakal tumbuh di kisaran 4,95 persen hingga 5,05 persen.

"Untuk Core pertumbuhan ekonomi kuartal III-2019 4,95 persen sampai 5 persen. Most likely di bawah 5 persen," ujar Piter di Jakarta, Jumat (18/10/2019).

Dia mengatakan, salah satu penopang utama dalam pertumbuhan ekonomi adalah konsumsi yang berperan sebesar 56 persen terhadap keseluruhan perekonomian.

Selain itu juga investasi yang jika digabung dengan konsumsi berkontribusi sebesar 80 persen terhadap ekonomi.

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi China Hanya 6 Persen, Terendah Sejak 1992

Adapun di kuartal berikutnya, Piter menilai kinerja perekonomian bakal kembali membaik karena faktor liburan Natal dan tahun baru.

""Di triwulan IV akan balik lagi karena faktor liburan natal dan tahun baru, karena secara siklus penurunan memang terjadi di September, Oktober, November dan Desember naik lagi," jelas Piter.

Adapun Kepala Kajian Makro Lembaga Penyelidikan Ekonomi Masyarakat (LPEM) UI Febio Kacaribu menilai, di kuartal III 2019 ini pertubuhan ekonomi bakal berada di kisaran 4,9 persen dengan pertumbuhan ekonomi di akhir tahun sebesar 5 persen.

"Tahun 2020 akan ada penguatan di antara 50 persen dan 2 persen. Walau katanya bakal ada krisis (di Amerika Serikat), tapi di sini biasanya kenanya setahun setelahnya," ujar Febio.

Baca juga: IMF: Dampak Perang Dagang ke Ekonomi Dunia Bisa Setara Ekonomi Swiss

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X