Bambang Brodjonegoro soal Pemangkasan Eselon: Menurut Saya Itu Bagus...

Kompas.com - 20/10/2019, 18:42 WIB
Bambang Brodjonegoro, di Jakarta, Kamis (29/8/2019). KOMPAS.COM/FIKA NURUL ULYABambang Brodjonegoro, di Jakarta, Kamis (29/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan, sangat mungkin dilakukannya pemotongan tingkatan eselon di kementerian dan lembaga (K/L)

Selama ini tingkatan K/L dinilai terlalu panjang proses birokrasinya.

"Ya menurut saya itu bagus. Artinya eselonnya dirampingkan," kata Bambang wartawan di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

Baca juga: Jokowi Akan Pangkas Tingkatan Eselon Jadi Hanya 2 Level

Bambang menilai, pemotongan tingkat itu sebagai bentuk penyederhanaan jabatan/posisi dalam sebuah K/L. Jika memang benar dilakukan maka dapat mempercepat sebuah keputusan atau kebijakan kedepannya.

"Disederhanakan supaya enggak terlalu panjang rantai pengambilan keputusan ya," ujarnya.

Dia menambahkan, panjang proses birokrasi di K/L tentu membuat sebuah keputusan bisa jadi lama dan lambat. Sehingga berdampak pada dinamika birokrasi serta berdampak pada layanan yang dihadirkan kepada publik.

Karena itu, Menteri Bappenas Kabinet Kerja I ini sangat yakin rencana  itu terealisasi.

"Mungkin, sangat mungkin. Ya dalam waktu inilah," tambahnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menilai keberadaan eselon I-IV yang ada di kementerian dan lembaga terlalu banyak. Jokowi ingin agar struktur eselonisasi ini disederhanakan.

Hal ini disampaikan Jokowi dalam pidatonya usai dilantik sebagai Presiden RI 2019-2024, Minggu (20/10/2019).

Eselon I, eselon II, eselon III, eselon IV, apa tidak kebanyakan? Saya minta untuk  disederhanakan menjadi 2 level saja, diganti dengan jabatan fungsional yang menghargai keahlian, menghargai kompetensi," kata Jokowi.

Jokowi menyebut, penyederhanaan birokrasi harus terus dilakukan besar-besaran. Investasi untuk penciptaan lapangan kerja harus diprioritaskan.

"Prosedur yang panjang harus dipotong. Birokrasi yang panjang harus kita pangkas," kata dia.

Baca juga: Jokowi: Insya Allah, 2045 Indonesia Telah Keluar dari Jebakan Pendapatan Kelas Menengah

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X