Ditawari Jokowi Jadi Anggota Kabinet Kerja II, Nadiem Makarim Cocok Jadi Menteri Apa?

Kompas.com - 21/10/2019, 12:13 WIB
Bos Gojek Nadiem Makarim datang ke Istan Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019) dengan mengenakan baju putih lengan panjang. KOMPAS.com/IhsanuddinBos Gojek Nadiem Makarim datang ke Istan Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019) dengan mengenakan baju putih lengan panjang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Peneliti Institute For Development of Economics and Finance (INDEF), Abra Talattov berpendapat pendiri Gojek Nadiem Makarim cocok mengisi jabatan sebagai Menteri Ekonomi dan Digital di era kepemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Jika penambahan nomenklatur K/L (kementerian/lembaga) jadi, saya pikir Nadiem cocok menduduki Kementerian Ekonomi Digital,” ujar Abra kepada Kompas.com, Senin (21/10/2019).

Abra menjelaskan, sepak terjang Nadiem di bisnis super app ( gojek) tidak bisa dipungkiri lagi. Dengan modal tersebut, Abra yakin Nadiem mampu membangkitkan ekonomi digital di Indonesia.

“Sejalan dengan Visi Presiden Jokowi menjadikan Indonesia unggul sebagai Negara Maju tahun 2045, maka lompatan besar yang bisa dilakukan adalah dengan mengembangkan perekonomian nasional berbasis kemajuan teknologi dan informasi,” kata Abra.

Baca juga: Nadiem Makarim Jadi Menteri, Bagaimana Nasib Gojek?

Sebelumnya, pendiri Gojek Nadiem Makarim mengaku siap berinovasi di kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Hal itu disampaikan Nadiem usai bertemu Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (21/10/2019).

Nadiem mengakui dalam pertemuan itu ia diminta masuk ke kabinet.

Baca juga: Nadiem Makarim, Lulusan Harvard yang Jadi Juragan Go-Jek

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X