Apa Itu Jebakan Pendapatan Kelas Menengah?

Kompas.com - 21/10/2019, 13:17 WIB
Ilustrasi masyarakat, komunitas ShutterstockIlustrasi masyarakat, komunitas

Berdasarkan catatan Bank Dunia, Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita Indonesia pada 2018 adalah 3.932 dollar AS per tahun. Angka ini menandakan Indonesia masih berada di kelompok negara berpendapatan menengah-bawah.

Direktur Riset Centre of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah mengatakan, ada satu syarat yang harus dipenuhi dalam jangka menengah untuk keluar dari middle income trap, yaitu pertumbuhan  ekonomi yang tinggi.

Berdasarkan perhitungannya, dalam 10 tahun ke depan, ekonomi Indonesia harus bisatumbuh minimal 6,8 persen. Adapun saat ini, hingga akhir tahun ekonomi RI diperkirakan akan tumbuh sebesar 5 persen.

Baca juga: Ingin Lepas dari Jebakan Generasi Sandwich, Simak Tips Ini

"Ini tidak mudah pastinya. Untuk bisa tumbuh di atas 5 persen saja selama ini sangat sulit," ujar Piter ketika dihubungi Kompas.com, Minggu (20/10/2019).

Piter menilai, upaya pemeirntah untuk fokus meningkatkan kinerja perekonomian masih belum maksimal. Pemerintah belum melakukan sinergi untuk mengoptimalkan sumber daya ekonomi yang ada.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi juga belum menajadi tujuan utama semua Kementerian/Lembaga.

Baca juga: Ingin Keluar dari Jebakan Pendapatan Kelas Menengah, Apa Langkah Jokowi?

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X