Terima Jabatan Menteri, Erick Thohir Berhenti Total dari Bisnis

Kompas.com - 21/10/2019, 14:02 WIB
Erick Thohir KOMPAS.com/HaryantipuspasariErick Thohir

JAKARTA, KOMPAS.com – Bos Mahaka Group Erick Thohir mengaku berat harus meninggalkan dunia bisnis setelah bersedia menerima tawaran Presiden Joko Widodo sebagai menteri.

Hal itu disampaikan Erick kepada para awak media usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara, Senin (21/10/2019).

“Tentu kita harus berhenti total (dari dunia bisnis) memang sih cukup berat buat saya secara pribadi,” ujarnya.

Baca juga: Ini Profil Erick Thohir, Bos Mahaka yang Sukseskan Asian Games

Mantan Presiden klub sepak bola Inter Milan itu mengatakan, jabatan-jabatan di dunia usaha harus ditanggalkan karena potensi terjadinya potensi konflik kepentingan bila ia menjadi menteri.

Erick mengatakan, ia sudah meninggalkan bisnisnya saat jadi Ketua Penyelanggara Asian Games selama 2 tahun 8 bulan. Belum lagi saat jadi Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Kemarin juga harus lagi ada kerjaan lain saya rasa sudah hampir 3 tahun lebih ( tinggalkan bisnis). Sekarang baru dua tiga bulan kembali normal (tapi harus tinggalkan lagi),” kata dia.

Erick sendiri tidak menyebutkan posisi menteri mana yang ditawarkan oleh Jokowi. Namun ia menyebut menteri yang ditawarkan tersebut ada di bidang ekonomi.

Baca juga: Sempat Melonjak, Harga Saham Perusahaan Erick Thohir Ditutup Melorot

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X