Bangun Perikanan Indonesia, KKP Gelar Seminar Nasional 2019

Kompas.com - 22/10/2019, 13:47 WIB
Sekretaris Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (BRSDM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Maman Hermawan saat membuka Seminar Nasional Riset dan Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan & Perikanan 2019 di KKP, Jakarta, Selasa (22/10/2019). KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYASekretaris Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (BRSDM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Maman Hermawan saat membuka Seminar Nasional Riset dan Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan & Perikanan 2019 di KKP, Jakarta, Selasa (22/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan kembali menggelar seminar nasional tahunan, yaitu Seminar Nasional Riset dan Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan 2019 di Gedung Mina Bahari IV KKP, Jakarta, Selasa (22/10/2019).

Adapun seminar tahun 2019 ini mengusung tema Inovasi Riset Sosial Ekonomi untuk Mewujudkan Masyarakat Kelautan dan Perikanan yang Maju, Mandiri, dan Sejahtera.

Sekretaris Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (BRSDM) KKP Maman Hermawan mengatakan, seminar ini diadakan guna melahirkan rekomendasi di bidang sosial ekonomi dalam membangun sektor perikanan di Indonesia.

Baca juga : KKP Percepat Pembahasan Perpres Teluk Benoa

"Goal-nya adalah lahirnya rekomendasi di bidang sosial ekonomi dalam rangka pembangunan perikanan di Indonesia," kata Maman Hermawan di Jakarta, Selasa (22/10/2019).

Fokus dari hasil rekomendasi tersebut menyiapkan SDM unggul lokal di bidang kelautan dan perikanan, mendukung visi misi Presiden Jokowi di periode keduanya.

Terlebih, saat ini potensi perikanan belum secara signifikan dapat mensejahterakan nelayan dan pelaku di sektor tersebut. Produk perikanan Indonesia masih belum semuanya dapat diterima di pasar global.

"Kami berada di BRSDM, jadi bagaimana kami menyiapkan SDM yang kompeten dan unggul sehingga pelaku usaha di sektor perikanan sejahtera. Kita juga akan meningkatkan kualitas lembaga pendidikan dan politeknik di fakultas perikanan untuk mendukung itu," ucap Maman.

Tidak hanya itu, hasil riset secara tidak langsung memegang peran penting dalam upaya penegakan kedaulatan ekonomi dan kedaulatan wilayah RI yang mengarah kepada ocean based development.

Terdapat 100 makalah penelitian dalam seminar tahunan kali ini yang terbagi dalam 3 sub-tema, dengan 200 peserta yang terdiri dari para peneliti, praktisi, akademisi, dan pemerhati.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X