Pekan Depan, Hasil Investigasi Jatuhnya Boeing 737 MAX Milik Lion Air Akan Dirilis

Kompas.com - 22/10/2019, 16:26 WIB
Turbin pesawat Lion Air JT 610 dengan nomor registrasi PK-LQP dari perairan Tanjung Pakis, Karawang pada Sabtu (3/11/2018) sore. KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARTurbin pesawat Lion Air JT 610 dengan nomor registrasi PK-LQP dari perairan Tanjung Pakis, Karawang pada Sabtu (3/11/2018) sore.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan akan mendapatkan hasil investigasi kecelakaan pesawat Boeing 737 MAX Lion Air JT 610 pada pekan depan.

Hasil investigasi tersebut baru keluar setelah pesawat tersebut terjatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat pada 29 Oktober 2018 lalu.

“Paling lambat 1 tahun, (1 tahun dari jatuhnya pesawat JT 610) ya minggu depan,” ujar Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Polana B Pramesti di Jakarta, Selasa (22/10/2019).

Kendati begitu, Polana mengaku telah melakukan diskusi dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terkait hasil investigasi tersebut.

Baca juga : Boeing Rampungkan Klaim Tahap Awal Kecelakaan Lion Air, Keluarga Korban Dapat Rp 16,8 Miliar

Namun, Polana enggan membeberkan apa temuan dari KNKT soal penyebab pastinya pesawat milik Lion Air itu terjatuh.

“Sudah dibahas, tapi saya belum bisa ceritakan apa-apa. sifatnya tertutup,” kata Polana.

Sebelumnya, Pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang jatuh di Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018) pagi.

Pesawat itu mengangkut 181 penumpang dan 8 awak. Semua penumpang dan awak diduga tewas dalam kecelakaan itu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X