Profil Menkeu Sri Mulyani, Aura Kuat Sang Srikandi...

Kompas.com - 23/10/2019, 08:50 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati usai menghadiri pengucapan sumpah 5 anggota BPK terpilih periode 2019-2024 di Gedung MA, Jakarta, Kamis (17/10/2019). KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYAMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati usai menghadiri pengucapan sumpah 5 anggota BPK terpilih periode 2019-2024 di Gedung MA, Jakarta, Kamis (17/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Nama Sri Mulyani Indrawati kembali masuk dalam daftar menteri di kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Pada periode kedua, Jokowi tetap memilih Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan. Tentu saja hal ini bukan hal baru bagi perempuan yang kerap disapa Ani itu.

Sebab, selain periode pertama Jokowi, Sri Mulyani juga pernah jadi Menkeu pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) 2005-2010.

Masuknya kembali Sri Mulyani dalam kabinet sudah banyak diprediksi publik. Sebab, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini dinilai salah satu menteri yang punya kinerja baik.

Pamor, wibawa, hingga auranya yang kuat membuat salah satu Srikandi Indonesia ini dinilai cocok memimpin instansi kementerian.

"Aura yang kuat untuk dia bisa kendalikan semua bala tentaranya menteri-menteri ekonomi,” ujar Ekonom dari Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Piter Abdullah di Jakarta, baru-baru ini.

Sri Mulyani lahir di Bandar Lampung, 26 Agustus 1962. Dia adalah anak ketujuh dari seorang dosen Prof Satmoko dan Retno Sriningsih. 

Seteleh menamatkan pendidikan menengah di SMA Negeri 3 Semarang pada 1981, Sri Mulyani kuliah di Universitas Indonesia, University of lllinois Urbana Champaign AS, hingga mendapat gelar PhD of Economics di University of lllinois Urbana-Champaign pada 1992.

Sementara jenjang kariernya di pemerintahan dimulai saat ditunjuk Presiden Sulilo Bambang Yudhoyono sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) pada 2004.

Hanya setahun di Bappenas, Sri Mulyani lantas ditunjuk jadi Menteri Keuangan pada 2005-2010. Ia juga sempat jadi Pelaksana Tugas Menteri Koordinator Perekonomian pada 2008-2009.

Mencuatnya kasus Bank Century membawa Sri Mulyani keluar dari kabinet. Namun, kariernya menanjak tinggi. Ia dipercaya Bank Dunia menjadi Direktur Pelaksana Bank Dunia pada 2010-2016.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X