Kompas.com - 23/10/2019, 16:05 WIB

KOMPAS.com – Direktur Pelaksana PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum Oggy Achmad Kosasih mengajak masyarakat untuk terus menggunakan produk dalam negeri, termasuk aluminium lokal produksi Inalum.

Tujuannya agar hilirisasi industri mineral dan tambang dapat terwujud, sehingga memberikan dampak positif pada kesejahteraan masyarakat.

"Secara tidak langsung kita berperan dalam meningkatkan kesejahteraan bangsa dan membawa Indonesia jadi lebih baik," papar Oggy dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (23/10/2019).

Tak hanya itu, Inalum juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas produksi dan layanannya guna memenuhi kebutuhan pelanggan dan masyarakat akan produk berbasis aluminium.

Baca juga: Inalum Ekspor Aluminium Primer ke Pasar Dunia

Pasalnya, menurut Oggy, saat ini aluminium banyak dimanfaatkan berbagai sektor industri dan di kehidupan sehari-hari masyarakat, seperti sektor otomotif, konstruksi bangunan, kemasan makanan dan minuman, hingga peralatan rumah tangga.

Terkait hal itu, Direktur Industri Logam, Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE), Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Dini Hanggandari menyampaikan apresiasinya terhadap Inalum yang mendukung program Kemenperin selama ini.

"Inalum telah konsisten memproduksi aluminium yang sejalan dengan program Kementerian Perindustrian dalam memajukan industri berbasis aluminium dari hulu ke hilir," tutur Dini.

Hal tersebut dia sampaikan dalam kegiatan temu ramah dengan pelanggan aluminium (customer gathering) di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta (21/10/2019).

Baca juga: Inalum Gelar Research Award Competition, Berhadiah Dana Penelitian Rp 3 Miliar

Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya itu dihadiri oleh 67 perusahaan pelanggan setia Inalum dari Jakarta, Medan, dan sekitarnya.

Salah satu perwakilan pelanggan yang hadir, Hengky Kartasasmita mengungkapkan dirinya sudah menjadi pelanggan setia Inalum selama 25 tahun.

Direktur Pemasaran PT Tembaga Mulia Semanan (TMS) itu mengatakan, sejak 2017 TMS rutin membeli 3.000 MT Aluminium Ingot setiap bulannya dari Inalum.

"Kami berkomitmen menggunakan bahan baku produksi kami 100 persen dari Inalum dan kami merasa puas terhadap quality, delivery, dan respon cepat dari Inalum selama ini," ungkap Hengky.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Cek Nomor BPJS Ketenagakerjaan dengan Mudah, Cukup Siapkan NIK

Cara Cek Nomor BPJS Ketenagakerjaan dengan Mudah, Cukup Siapkan NIK

Whats New
Badan Pangan Nasional: Pemerataan Distribusi Kunci Menjaga Stabilitas Pangan

Badan Pangan Nasional: Pemerataan Distribusi Kunci Menjaga Stabilitas Pangan

Whats New
Stabilisasi Harga, Badan Pangan Nasional Serap Ayam Hidup Peternak Mandiri Kecil

Stabilisasi Harga, Badan Pangan Nasional Serap Ayam Hidup Peternak Mandiri Kecil

Rilis
Mendag Minta Anggaran Jumbo Rp 100 Triliun ke Jokowi, Buat Apa?

Mendag Minta Anggaran Jumbo Rp 100 Triliun ke Jokowi, Buat Apa?

Whats New
Jaga Harga Beras Stabil, Mendag: Impor Pun Saya Rela

Jaga Harga Beras Stabil, Mendag: Impor Pun Saya Rela

Whats New
Syarat Daftar BPJS Kesehatan Bayi Baru Lahir Sesuai Jenis Kepesertaan

Syarat Daftar BPJS Kesehatan Bayi Baru Lahir Sesuai Jenis Kepesertaan

Whats New
Sudah Seminggu Produk Daging Sapi dan Turunannya Dilarang Masuk ke Kupang, Kenapa?

Sudah Seminggu Produk Daging Sapi dan Turunannya Dilarang Masuk ke Kupang, Kenapa?

Whats New
100 Hari Jabat Mendag, Zulhas Klaim Bisa Selesaikan Polemik Minyak Goreng hingga Cegah Korupsi

100 Hari Jabat Mendag, Zulhas Klaim Bisa Selesaikan Polemik Minyak Goreng hingga Cegah Korupsi

Whats New
Cara Cek BI Checking atau SLIK OJK secara Online dengan Mudah

Cara Cek BI Checking atau SLIK OJK secara Online dengan Mudah

Spend Smart
Ini Cara Daftar Akun untuk Cek BLT Subsidi Gaji 2022 di kemnaker.go.id

Ini Cara Daftar Akun untuk Cek BLT Subsidi Gaji 2022 di kemnaker.go.id

Whats New
100 Hari Menjabat, Mendag Zulhas Klaim Berhasil Turunkan Harga Minyak Goreng

100 Hari Menjabat, Mendag Zulhas Klaim Berhasil Turunkan Harga Minyak Goreng

Whats New
Asal Usul Huruf 'K' sebagai Singkatan Ribuan

Asal Usul Huruf "K" sebagai Singkatan Ribuan

Whats New
Mendag Zulhas Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir Kenaikan Harga Beras

Mendag Zulhas Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir Kenaikan Harga Beras

Whats New
BNI Dukung UMKM Wiracana Handfan Tembus Pasar Ekspor ke 10 Negara Lebih

BNI Dukung UMKM Wiracana Handfan Tembus Pasar Ekspor ke 10 Negara Lebih

Rilis
SKK Migas Klaim Sudah Punya Solusi untuk Proyek Migas yang Mangkrak

SKK Migas Klaim Sudah Punya Solusi untuk Proyek Migas yang Mangkrak

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.