Dukung Kendaraan Listrik, PLN Hadirkan 13 SPLU di Sumut

Kompas.com - 24/10/2019, 10:47 WIB
Pengunjung menguji Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) saat diluncurkan di Kantor PLN Disjaya, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (14/12/2017). PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) menargetkan 1000 SPLU (Stasiun penyedia listrik umum) untuk mempemudah kebutuhan listrik masyarakat di tempat umum. KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGPengunjung menguji Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) saat diluncurkan di Kantor PLN Disjaya, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (14/12/2017). PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) menargetkan 1000 SPLU (Stasiun penyedia listrik umum) untuk mempemudah kebutuhan listrik masyarakat di tempat umum.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT PLN (Persero) membangun belasan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di wilayah Sumatera Utara. Hal tersebut dilakukan perusahaan plat merah itu guna mendukung program kendaraan listrik yang digagas pemerintah.

“Untuk SPLU saat ini sudah tersedia 4 unit di Medan, antara lain berlokasi di Lapangan Merdeka yang strategis karena berada di tengah kota. Sedangkan di seluruh Sumatera Utara sudah tersedia 13 SPLU yang ada di berbagai kota,” ujar Manajer Komunikasi PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Utara, Rudi Artono dalam keterangan tertulisnya, Kamis (24/10/2019).

Rudi menilai langkah PLN tersebut membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum telah sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo.

Baca juga : PLN Akan Pasang 1.000 Pembangkit Listrik EBT di Papua

Sebelumnya Jokowi menginginkan 20 persen kendaraan di Indonesia kendaraan Low Cost Emission Vehicle (LCEV).

“Maka dari itu PLN berkomitmen menyediakan SPLU dan SPKLU. Karena itu SPLU dan SPKLU ini kami tampilkan dalam pameran GIIAS di Medan,” kata Rudi.

Selain menampilkan SPLU dan SPKLU di GIIAS Medan, PLN juga mengenalkan program pelayanan pelanggan prioritas, yang ditujukan kepada sekitar 2.400 pelanggan prioritas (premium) di Sumatera Utara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pelanggan prioritas nantinya diberikan pelayanan khusus. Ketika terjadi gangguan pemadaman listrik, mereka akan menjadi pelanggan paling terakhir yang mengalami gangguan tersebut, atau malah tidak mati sama sekali.

“Mereka ada yang merupakan pelanggan bisnis - industri, namun ada juga yang merupakan pelanggan perumahan, karena mereka tinggal di lingkungan perumahan elit. Seperti juga  mereka yang hadir atau mendatangi pameran GIIAS ini,” ucap dia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.