BRI Cetak Laba Rp 24,8 Triliun di Kuartal III 2019

Kompas.com - 24/10/2019, 11:35 WIB
Jajaran Direksi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) TBK (KOMPAS100: BBRI) ketika memberi keterangan pers mengenai paparan kinerja keuangan kuartal-III 2019 di Jakarta, Kamis (24/10/2019). KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIAJajaran Direksi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) TBK (KOMPAS100: BBRI) ketika memberi keterangan pers mengenai paparan kinerja keuangan kuartal-III 2019 di Jakarta, Kamis (24/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (KOMPAS100: BBRI) hingga akhir kuartal III-2019 membukukan laba sebesar Rp 24,8 triliun.

Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, laba tersebut tumbuh 5,36 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Adapun dari segi aset, BRI mencatatkan pertumbuhan aset sebesar 10,34 persen secara tahunan menjadi Rp 1.305,67 triliun.

"Hingga kuartal III secara konsolidasian mencetak laba Rp 24,8 triliun rupiah atau tumbuh 5,36 persen (yoy). Sementara aset tercatat sebesar Rp 1.305,67 triliun atau tumbuh secara tahunaan 10,34 persen," ujar Sunarso ketika memberikan paparan, Kamis (24/10/2019).

Sunarso mengatakan, salah satu penyokong utama kinerja BRI yaitu penyaluran kredit yang tumbuh double digit.

Baca juga : BRI dan BCA Turun, Ini Bunga Deposito di Bank-bank Besar

 

Hingga akhir September 2019, BRI secara konsolidasi telah menyalurkan kredit senilai Rp 903,14 triliun tumbuh 11,65 persen, lebih tinggi dari industri sebesar 8,59 persen dengan NPL 3,08 persen.

"Kredit mikro tumbuh 13 persen dan jadi pilar utama kinerja BRI triwulan III, sesuai fokus kami untuk ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan UMKM di Indonesia," ujar Sunarso.

Pihaknya merinci, kredit mikro BRI tercatat senilai Rp 301,89 triliun. Sedangkan, kredit konsumer BRI Rp 137,29 triliun atau tumbuh 7,85 persen (yoy), kredit ritel dan menengah Rp 261,67 triliun atau tumbuh 14,80 persen (yoy) dan kredit korporasi BRI Rp 202,30 triliun.

Adapun dari segi aset BBRI mencapai Rp 1.305,67 trilun atau tumbuh 10,34 persen (yoy). Untuk rasio perbankan lainnya, rasio pinjaman terhadap dana pihak ketiga (loan to deposit ratio/LDR) BRI tercatat 94,15 persen dan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) 21,89 persen.

"Angka LDR ini kami nilai sangat moderat dan CAR yang cukup kuat untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan BRI di masa mendatang," jelas Suharso.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X