Catat, Menko PMK Usahakan Jatah Guru Honorer dalam Penerimaan PNS/PPPK Terus Ada

Kompas.com - 24/10/2019, 21:17 WIB
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy sebelum pelantikan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden RI Joko Widodo mengumumkan dan melantik Menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju serta pejabat setingkat menteri. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOMenteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy sebelum pelantikan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden RI Joko Widodo mengumumkan dan melantik Menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju serta pejabat setingkat menteri.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan  (Menko PMK) yang baru dilantik hari rabu kemarin, Muhadjir Effendy, sudah punya rencana kerja, salah satunya soal jatah guru honorer dalam penerimaan PNS/PPPK.

Dia berjanji akan mengusahakan jatah guru honorer bakal terus ada dalam penerimaan PNS/PPPK, meski jumlah tenaga honorer yang lolos jadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018-2019 masih di bawah kuota yang disediakan.

“Memang kuota yang kita usulkan ke Kementerian PANRB ternyata enggak bisa dipenuhi oleh guru honorer," kata Muhadjir Effendy seperti dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet, Kamis (24/10/2019).

Baca juga: Menpan RB: Pemda Tak Boleh Lagi Rekrut Tenaga Honorer

Muhadjir mengatakan, ada beberapa alasan mengapa jumlah tenaga honorer masih jauh dari kuota yang disediakan, antara lain ada beberapa daerah yang tidak mau mengusulkan dan tidak semuanya lulus bagi yang ikut tes.

"Yang ikut tes tidak semuanya lulus, karena harus ikut tes. Kita sebetulnya sudah ada kuotanya, 156.000,” kata Muhadjir.

Untuk itu, Muhadjir berjanji akan mengusahakan agar kuota guru honorer dalam penerimaan PNS maupun masuk PPPK terus ada.

"Kita usahakan terus. Tahun ini ada 156.000 kuota,” ucapnya.

Baca juga: BKN Sebut Ada 7 Tahapan Proses CPNS dan PPPK 2019, Apa Saja?

Kendati bakal terus mengusahakan, Muhadjir mengatakan jumlah kuota di tahun-tahun berikutnya mesti dibicarakan lebih lanjut dengan beberapa kementerian.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X