BRI Buka Peluang Suntikkan Modal di Traveloka, Berapa Nilainya?

Kompas.com - 25/10/2019, 07:25 WIB
Direktur Utama Bank BRI Sunarso saat mengumumkan pergantian Dewan Direksi dan Dewan Komisaris di Jakarta, Senin (2/9/2019). KOMPAS.COM/FIKA NURUL ULYADirektur Utama Bank BRI Sunarso saat mengumumkan pergantian Dewan Direksi dan Dewan Komisaris di Jakarta, Senin (2/9/2019).
Penulis Mutia Fauzia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk membuka peluang untuk menanamkan modal di perusahaan online travel agent (OTA) Traveloka. Sebelumnya, BRI juga telah bekerja sama dengan Traveloka dalam meluncurkan kartu PayLater.

Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, terdapat beberapa opsi dalam rencana investasi tersebut. Bisa dalam bentuk kerja sama operasi, menitip jual produk dalam aplikasi, atau penanaman modal secara langsung atau mengakuisisi sebagian saham OTA unicorn tersebut.

"Jadi, bentuk kerja sama yang optimal itu bisa kerjasama operasi, bisa kerja sama dengan kami nitip jual produk di sana dengan aplikasi, bisa juga dalam artian kami ikut ownership," ujar dia ketika memberikan keterangan kepada awak media di Jakarta, Kamis (24/10/2019).

"Nanti kami cari yang paling optimal, kalau tiga-tiganya optimal, tiga-tiganya kami lakukan," ujar dia.

Baca juga: Antisipasi Risiko, BRI Naikkan Pencadangan

Namun demikian, Sunarso masih belum memperinci besaran dana investasi yang bakal ditanamkan di Traveloka. Walaupun demikian, Bloomberg sempat melaporkan pada Kamis (24/10/2019), Traveloka tengah menunggu pendanaan dari BRI senilai 4,5 juta dollar AS.

BRI sendiri, kini telah memiliki perusahaa modal ventura, yaitu PT BRI Ventura Investama yang siap untuk menjadi perantara perseroan dalam melakukan ekspansi di beberapa perusahaan rintisan.

Hal tersebut merupakan salah satu strategi agar perseroan bisa terus meningkatkan transaksi digital di era disrupsi teknologi.

Sunarso mengaku, BRI setiap tahun telah menganggarkan Rp 5 triliun untuk melakukan aksi korporasi, termasuk menyuntikkan modal di perusahaan-perusahaan rintisan.

Baca juga: Ini Bank-bank yang Menawarkan Bunga Deposito Paling Menarik

"Kami setiap tahun cadangkan investasi dalam jumlah tertentu. Tetapi alokasinya bisa di satu target bisa di beberapa, lebih dari Rp 5 triliun for portofolio action, tapi bila nanti ditaruh satu kerangjang atau beberapa tergantung apa yang dijual," ujar dia.

Hingga saat ini, BRI juga telah bekerja sama dengan beberapa pelaku e-commerce dengan menyediakan alat pembayaran, baik melalui uang elektronik berbasis server maupun chip, juga dengan kartu kredit dan debit.

Direktur Konsumer BRI Handayani mengatakan, dengan berbagai kerja sama tersebut, transaksi digital BRI meningkat signifikan hingga September 2019, yaitu mencapai 864 juta transaksi atau tumbuh 63 persen secara tahunan.

"Memang disruption technology harus disikapi dengan tepat. (Contohnya) PayLater kita kerjasama dengan Traveloka itu kita approach untuk payment yang populer di fintech-fintech," ujar dia.

Baca juga: Pegawainya Terlibat Penggelapan Dana Bank, Ini yang Dilakukan BNI

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X