Periode Kedua Jokowi, Dirut BEI Ingin Lebih Banyak BUMN Melantai di Bursa

Kompas.com - 26/10/2019, 11:06 WIB
Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Maruf Amin berfoto bersama jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju yang baru dilantik di tangga beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019). ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARIPresiden Joko Widodo didampingi Wapres Maruf Amin berfoto bersama jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju yang baru dilantik di tangga beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019).
Penulis Mutia Fauzia
|

LOMBOK, KOMPAS.com - Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi menyatakan optimismenya terhadap kabinet baru Presiden Joko Widodo. Dia menilai, Jokowi telah melakukan berbagai pertimbangan sebelum akhirnya memilih dan melantik 34 menteri yang tergabung dalam Kabinet Indonesia Maju.

Otoritas pasar modal pun mendukung susunan menteri yang telah dipilih oleh Jokowi.

"Pastinya itu yang terbaik," kata Inarno dalam sesi diskusi bersama media di Lombok, Jumat (25/10/2019). 

Baca juga: Promo Akhir Tahun, Ada Program Harga Teman di Giant

Inarno berharap, pemerintahan baru ini bisa kian mendorong Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) untuk melakukan penawaran umum saham perdana (IPO) atau memperdagangkan sahamnya di bursa.

"Perusahaan-perusahaan yang go public dari BUMN itu diharapkan bisa semakin banyak ke depannya," ujar dia.

Otoritas pasar modal berharap, kabinet periode kedua pemerintahan Jokowi bisa memberi kebijakan yang kian mendorong kinerja pasar modal. Selain itu, pemerintah juga bisa menjaga stabilitas politik serta ekonomi.

"Tentunya stabilitas politik dan keuangan itu yang paling penting," kata dia. 

Baca juga: Dirutnya Jadi Wakil Menteri BUMN, Bagaimana Nasib Bank Mandiri?

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo bersama dengan Wakil Presiden Ma'ruf Amin pada Rabu (23/10/201) baru saja melantik jajaran menteri dalam Kabinet Indonesia Maju.

Di antara 34 jajaran menteri, mereka yang termasuk dalam menteri bidang ekonomi adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, hingga Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. 

Selain itu, ada 12 wakil menteri yang juga ditunjuk Jokowi. Diantaranya yang bergerak di bidang ekonomi adalah Wakil Menteri PUPR Wempi Wetipo, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, hingga dua Wakil Menteri BUMN yakini Budi Gunadi Sadikin dan Kartiko Wirjoatmodjo.

Baca juga: Suahasil Nazara Jadi Wamenkeu, Mardiasmo: Alhamdulillah Saya Selesai... 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X