AS Tak Akan Izinkan Boeing 737 MAX Terbang Lagi, kecuali...

Kompas.com - 28/10/2019, 10:04 WIB
Pesawat generasi terbaru Boeing 737 MAX 8 saat terbang untuk pertama kalinya di Renton, Washington, Amerika Serikat, 29 Januari 2016. Pesawat ini merupakan seri terbaru serta populer dengan fitur mesin hemat bahan bakar dan desain sayap yang diperbaharui. AFP PHOTO/GETTY IMAGES/STEPHEN BRASHEARPesawat generasi terbaru Boeing 737 MAX 8 saat terbang untuk pertama kalinya di Renton, Washington, Amerika Serikat, 29 Januari 2016. Pesawat ini merupakan seri terbaru serta populer dengan fitur mesin hemat bahan bakar dan desain sayap yang diperbaharui.

Menurut dia, pihaknya berencana untuk meningkatkan komunikasi Boeing dengan FAA selama pengembangan 737 MAX dan "hubungan antara regulator dan produsen" selama persidangan.

"Pertanyaan utamanya adalah bagaimana kita dapat memiliki tingkat keamanan yang memastikan hal yang sama tidak akan terjadi lagi," kata Wicker.

Wicker berharap bisa melihat hasil dari semua investigasi yang beragam sebelum melanjutkan ke langkah legislatif dan apakah Kongres harus mereformasi praktik FAA dalam menetapkan beberapa tugas sertifikasi untuk Boeing dan produsen lain.

"Jelas ada gangguan dalam sistem di suatu tempat dan jelas perubahan perlu dilakukan," kata Wicker.

"Kita perlu memastikan (737 MAX) seaman mungkin secara manusiawi," kata dia.

Baca juga: Karena 737 MAX, Boeing Digugat Rp 1,4 Triliun oleh Asosiasi Pilot

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Reuters
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X