KKP: Kapal Ikan yang Tak Asuransikan ABK, Tak Boleh Melaut

Kompas.com - 28/10/2019, 21:30 WIB
Kapal Pengawas Perikanan KKP di Muara Angke Jakarta, Senin (28/10/2019). KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYAKapal Pengawas Perikanan KKP di Muara Angke Jakarta, Senin (28/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan mengancam tidak akan mengeluarkan izin kapal untuk melaut bila Anak Buah Kapal (ABK) belum memiliki asuransi nelayan.

Hal tersebut dilakukan karena masih banyaknya pelaku usaha di sektor perikanan yang masih enggan memberikan asuransi kepada ABK.

Padahal, aturan tersebut telah tertuang jelas dalam Peraturan Menteri (Permen) KP Nomor 18 Tahun 2016 Tentang Jaminan Perlindungan Atas Risiko Kepada Nelayan, Pembudidaya Ikan, dan Petambak Garam.

Permen tersebut melaksanakan ketentuan Pasal 35 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudi Daya Ikan, dan Petambak Garam.

"ABK dan nelayan harus ada asuransinya. Kalau ada nelayan yang tidak ada asuransinya, jangan keluarkan kapalnya. Jangan dikeluarkan dahulu," kata Direktur Jenderal Perikanan Tangkap M. Zulficar Mochtar di Muara Angke, Jakarta, Senin (28/10/2019).

Berdasarkan pengaduan nelayan Muara Angke, kapal 30 GT di bawah naungan PT Cahaya Bintang Laut Abadi (CBLA) masih belum memberikan asuransi kepada para ABK-nya. Padahal, telah ada ABK yang meninggal dunia pada Juli lalu.

Zulficar mengatakan, hal tersebut sangat berbahaya mengingat profesi nelayan sangat berisiko setiap harinya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini kan profesi berbahaya. Orang-orang kantoran saja ada asuransinya. Makanya ini kita dorong ABK harus dapat asuransi. Supaya kalau di tengah jalan ada apa-apa, ada asuransi yang bisa membantu," ucap Zulficar.

Hingga Oktober 2019, terdapat 80.000 ABK yang telah memiliki asuransi. Sementara hingga akhir tahun 2019, KKP menargetkan seluruh ABK telah memiliki asuransi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.