PLN Dorong Program Percepatan Kendaraan Listrik

Kompas.com - 30/10/2019, 17:18 WIB
Ilustrasi mobil listrik. The GuardianIlustrasi mobil listrik.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) mendorong upaya percepatan program kendaraan listrik.

Ini ditandai dengan perseroan untuk pertama kalinya menjadi sponsor pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di Surabaya.

Selain untuk mengenalkan teknologi kendaraan bermotor listrik kepada masyarakat, kehadiran PLN di ajang tersebut untuk mendorong Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battey Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.

“PLN sebagai agen pemerintah berkewajiban mendorong terlaksananya percepatan program kendaraan bermotor listrik di Tanah Air,” kata General Manager (GM) PLN Distribusi Jawa Timur, Bob Saril dalam pernyataannya, Rabu (30/10/2019).

Menurut Bob, animo masyarakat terhadap kendaraan listrik sangat besar karena memberikan banyak kelebihan dibandingkan dengan kendaraan berbahan bakar konvensional. Kelebihan tersebut antara lain dalam hal penggunaan baterai, dimana biaya operasionalnya lebih hemat.

Baca juga: PLN Resmikan Stasiun Pengisian Daya Kendaraan Listrik di 4 Kota

Kendaraan listrik relatif pun aman dikendarai dan pemeliharan (maintenance) lebih mudah. Di samping itu, tidak ada emisi gas buang sehingga kendaraan sangat ramah lingkungan.

“Animo masyarakat yang besar ini semestinya pula direspon positif oleh perusahaan pabrikan untuk menyediakan kendaraan listrik secara massal,” jelas Bob.

Dukungan PLN untuk mengedukasi mobil bertenaga listrik kepada masyarakat dielaborasikan dengan menampilkan replika Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di IIMS Surabaya 2019.

Tujuannya agar masyarakat paham betul, bahwa program pemerintah menggalakkan kendaraan bertenaga listrik secara infrastruktur telah disiapkan.

“Secara pasokan listrik, PLN telah siap. Kami sedang siapkan infrastruktur untuk menunjang kendaraan bertenaga listrik,”  ungkap Bob.

Baca juga: Punya Mobil Listrik? Ini Tarif Charge di SPKLU Milik PLN

Selain di charging station, pemilik kendaraan listrik sebenarnya juga dapat mengisi daya di mana saja, termasuk di rumah.

“Jadi tidak harus di SPKLU. Ini juga yang diedukasikan kepada pengunjung yang datang ke booth PLN, sehingga tidak ada lagi kekhawatiran masyarakat yang ingin memiliki kendaraan bertenaga listrik seperti kekhawatiran kelangkaan station pengisian, pasokan listrik yang terbatas, hingga persoalan teknologi yang kurang familiar," ungkap dia.

Saat ini SPKLU yang telah diresmikan berlokasi di Tangerang, Bali Selatan, Jakarta, dan Bandung.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X