Produsen AC Terbesar di China Bidik Pasar Indonesia

Kompas.com - 30/10/2019, 19:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pesatnya pembangunan properti di Indonesia, menjadi daya tarik tersendiri bagi industri pendukungnya, termasuk produsen perangkat elektronik rumah tangga.

Produsen pendingin ruangan (AC) AUX Air Conditioner dari China pun membidik pasar AC komersial di Indonesia. Meskipun pasar AC komersial di Indonesia telah dipadati merek dari Jepang, Korea, China dan negara lainnya.

Untuk menjajaki pasar AC komersial di Indonesia AUX produsen AC terbesar di dunia yang berpusat di Ningbo, China menggandeng PT Sumber Bangun Sarana (SBS) sebagai distributor AC komersial di Indonesia. SBS juga saat ini juga memasarkan AC merek Mitsubushi dan Sansui.

Jerry Wang, Sales Director AUX Commercial Air Conditioner mengatakan, Indonesia sebagai negara dengan populasi terbesar ke-4 dunia merupakan pangsa pasar yang sangat potensial.

"Dengan menggandeng PT SBS, kami yakin dapat memberikan produk AC berkualitas tinggi dengan teknologi terkini dan harga yang kompetitif sehingga memberikan value yang terbaik kepada konsumen," ujar Wang dalam keterangannya, Rabu (30/10/2019).

Baca juga: Kabinet Baru, Ini Harapan Pelaku Industri Properti

“Kehadiran AUX Air Conditioner sebagai salah satu perusahaan AC terbesar di dunia siap menjawab kebutuhan AC komersil di Indonesia,” imbuhnya.

Sementara itu, Thomas Widiarto, Sales Manager PT SBS menambahkan, pihaknya memahami bahwa pesatnya pembangunan di Indonesia perlu didukung produk pendingin yang nyaman, efisien, ramah lingkungan dan kompetitif dari segi biaya.

Untuk menggarap pasar di Indonesia, SBS telah menyiapkan berbagai strategi, termasuk harga yang bersaing.

Selain harga, SBS pun akan menggandeng para dealer dan konsultan yang telah lama bergelut di bidang HVAC (Heating, Ventilating, and Air Conditioning).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Produk UMKM Indonesia Sukses Jadi Sorotan Warga Paris Usai Diboyong Shopee ke Le BHV Marais

Produk UMKM Indonesia Sukses Jadi Sorotan Warga Paris Usai Diboyong Shopee ke Le BHV Marais

Whats New
Nasib 6 Juta Pekerja Tembakau, Bertahan dari Isu Kesehatan hingga Lingkungan

Nasib 6 Juta Pekerja Tembakau, Bertahan dari Isu Kesehatan hingga Lingkungan

Whats New
Didominasi Generasi Muda, Investor Pasar Modal Indonesia Mencapai 9 Juta

Didominasi Generasi Muda, Investor Pasar Modal Indonesia Mencapai 9 Juta

Whats New
Pluang: Inklusi Finansial Masih Jauh Tertinggal dari Inklusi Digital

Pluang: Inklusi Finansial Masih Jauh Tertinggal dari Inklusi Digital

Whats New
Pastikan Daging Kerbau Impor Bebas PMK, Bulog Kirim Tim ke India

Pastikan Daging Kerbau Impor Bebas PMK, Bulog Kirim Tim ke India

Whats New
Komisi VI DPR Dukung BNI dan Jamkrindo Fasilitasi Petani Bogor Ekspor Tanaman ke Belanda

Komisi VI DPR Dukung BNI dan Jamkrindo Fasilitasi Petani Bogor Ekspor Tanaman ke Belanda

Whats New
Ini Daftar 12 Outlet Holywings di Jakarta yang Izin Usahanya Dicabut

Ini Daftar 12 Outlet Holywings di Jakarta yang Izin Usahanya Dicabut

Whats New
Garuda Diminta Fokus Layani Penerbangan Domestik, Erick Thohir: Ngapain Kita Bisnis Gaya-gayaan...

Garuda Diminta Fokus Layani Penerbangan Domestik, Erick Thohir: Ngapain Kita Bisnis Gaya-gayaan...

Whats New
Dari Pelonggaran PPKM hingga Peningkatan Permintaan GrabCar, Ekonomi Mulai Pulih?

Dari Pelonggaran PPKM hingga Peningkatan Permintaan GrabCar, Ekonomi Mulai Pulih?

Work Smart
3 Persen Kreditur Garuda Tak Setujui Restrukturisasi, Erick Thohir: Mungkin Akan Tertinggal Pembayarannya

3 Persen Kreditur Garuda Tak Setujui Restrukturisasi, Erick Thohir: Mungkin Akan Tertinggal Pembayarannya

Whats New
Tetap Ingin Berkurban Meski Ada Wabah PMK? Simak Aturannya

Tetap Ingin Berkurban Meski Ada Wabah PMK? Simak Aturannya

Whats New
Menperin Ajak Perusahaan Asal Prefektur Aichi Investasi di Indonesia

Menperin Ajak Perusahaan Asal Prefektur Aichi Investasi di Indonesia

Rilis
Rincian Biaya Admin BRI Tabungan BritAma hingga Simpedes

Rincian Biaya Admin BRI Tabungan BritAma hingga Simpedes

Spend Smart
Perkuat Sistem Perpajakan, Indonesia Dapat Pinjaman Rp 11 Triliun dari Bank Dunia

Perkuat Sistem Perpajakan, Indonesia Dapat Pinjaman Rp 11 Triliun dari Bank Dunia

Whats New
Menang PKPU, Erick Thohir Pastikan Garuda Indonesia Disuntik PMN Rp 7,5 Triliun

Menang PKPU, Erick Thohir Pastikan Garuda Indonesia Disuntik PMN Rp 7,5 Triliun

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.