Kompas.com - 01/11/2019, 09:58 WIB
Serah terima jabatan dari Robert Pakpahan kepada Suryo Utomo sebagai Direktur Jenderal Pajak disaksikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Jumat (1/11/2019). KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIASerah terima jabatan dari Robert Pakpahan kepada Suryo Utomo sebagai Direktur Jenderal Pajak disaksikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Jumat (1/11/2019).
Penulis Mutia Fauzia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melantik Suryo Utomo menjadi Direktur Jenderal Pajak, Jumat (1/11/2019).

Suryo ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo untuk menggantikan posisi Robert Pakpahan yang telah memasuki masa purnatugas per Kamis (10/10/2019).

Sebelumnya, Robert dilantik oleh Sri Mulyani pada 30 November 2018 menggantikan Ken Dwijugiasteadi.

"Dengan nama Allah SWT yang atas taufik dan hidayahnya maka hari ini, Jumat 1 November 2019, saya Menteri Keuangan, dengan ini resmi melantik suadara-saudara dalam jabatan yang baru di lingkungan Kementerian Keuangan. Saya percaya saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan," ujar Sri Mulyani ketika membacakan naskah pelantikan.

Baca juga: Sri Mulyani Akan Lantik Dirjen Pajak Baru Pagi Ini

Dalam pelantikan tersebut, Sri Mulyani juga melantik 17 pejabat Kemenkeu lain, yaitu 10 pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, empat orang pejabat Lembaga Nasional Single Window, dan dua orang direksi LPDP.

Suryo sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Keuangan bidang Kepatuhan Pajak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia mengawali karier pegawai negeri sipil sebagai pelaksana di Kementerian Keuangan pada tahun 1993 di Sekretariat Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Pajak.

Dia pernah menjabat sebagai Kepala Seksi PPN Industri pada tahun 1998, kemudian sebagai Kepala Seksi Pajak Penghasilan Badan pada tahun 2002.

Pada 2002 dipromosikan menjadi Kepala Subdirektorat Pertambahan Nilai Industri, pada 2006 menjadi Kepala Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing Tiga, dan pada 2008 menjadi Kepala Kantor Pelayanan Pajak Wajib Pajak Besar Satu.

Baca juga: Robert Pakpahan Bakal Lengser, Siapa Calon Kuat Dirjen Pajak?

Pada 28 Maret 2009, dipromosikan menjadi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Tengan I, tahun 2010 menjadi Direktur Peraturan Perpajakan I, lalu pada 31 Maret 2015 menjadi Direktur Ekstensifikasi dan Penilaian.

Suryo lahir di Semarang pada 26 Maret 1969. Dia menempuh pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Diponegoro. Gelarnya diraih pada tahun 1992, kemudian melanjutkan pendidikan Master of Business Taxation di University of Southern California, Amerika Serikat, dan mendapatkan gelarnya pada tahun 1998.

Baca juga: Pengamat: Dirjen Pajak Tak Perlu Longgarkan Tenggat Waktu Pelaporan SPT



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelamar CPNS Tak Lolos Passing Grade, BKN: Jangan Patah Semangat

Pelamar CPNS Tak Lolos Passing Grade, BKN: Jangan Patah Semangat

Work Smart
Ditinjau Menhub, Ini Penyesuaian Jalur KRL di Stasiun Manggarai

Ditinjau Menhub, Ini Penyesuaian Jalur KRL di Stasiun Manggarai

Whats New
Kementan Pastikan Stok Jagung Aman, Capai 2,75 Juta Ton hingga 20 September 2021

Kementan Pastikan Stok Jagung Aman, Capai 2,75 Juta Ton hingga 20 September 2021

Whats New
 Syarat Setoran Awal dan Cara Buka Rekening BNI Online

Syarat Setoran Awal dan Cara Buka Rekening BNI Online

Spend Smart
Menhub: Jalur Layang di Stasiun Manggarai Bisa Buat Perjalanan KRL Semakin Efisien

Menhub: Jalur Layang di Stasiun Manggarai Bisa Buat Perjalanan KRL Semakin Efisien

Whats New
Penerimaan Cukai Hasil Tembakau Naik 17,8 Persen Pada Agustus 2021

Penerimaan Cukai Hasil Tembakau Naik 17,8 Persen Pada Agustus 2021

Whats New
Traveloka-Garuda Tawarkan Promo Tiket Pesawat, Diskon Hingga 38 Persen

Traveloka-Garuda Tawarkan Promo Tiket Pesawat, Diskon Hingga 38 Persen

Rilis
Cara Isi Saldo LinkAja Lewat Alfamart, ATM BRI, dan Bank Mandiri

Cara Isi Saldo LinkAja Lewat Alfamart, ATM BRI, dan Bank Mandiri

Spend Smart
Dekat Jembatan Merah Youtefa, Intip Penampakan Arena Dayung PON Papua

Dekat Jembatan Merah Youtefa, Intip Penampakan Arena Dayung PON Papua

Whats New
4 Sektor Usaha Ini Berpotensi Jadi Penyumbang Shortfall Tahun 2021

4 Sektor Usaha Ini Berpotensi Jadi Penyumbang Shortfall Tahun 2021

Whats New
Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online, Tanpa Perlu ke Kantor Cabang

Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online, Tanpa Perlu ke Kantor Cabang

Whats New
Kembangkan Semen Ramah Lingkungan, Produsen Semen Merah Putih Gandeng GRP

Kembangkan Semen Ramah Lingkungan, Produsen Semen Merah Putih Gandeng GRP

Whats New
Ini Dampak Krisis Evergrande Bagi China, AS, hingga Eropa

Ini Dampak Krisis Evergrande Bagi China, AS, hingga Eropa

Whats New
Pandemi Covid-19, Perumnas Gelar Akad KPR Secara Drive Thru

Pandemi Covid-19, Perumnas Gelar Akad KPR Secara Drive Thru

Rilis
Masa Puncak Panen Tiba, Kementan Pastikan Stok Jagung Cukup Untuk 3 Bulan ke Depan

Masa Puncak Panen Tiba, Kementan Pastikan Stok Jagung Cukup Untuk 3 Bulan ke Depan

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.