Kompas.com - 01/11/2019, 10:06 WIB
Serah terima jabatan dari Robert Pakpahan kepada Suryo Utomo sebagai Direktur Jenderal Pajak disaksikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Jumat (1/11/2019). KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIASerah terima jabatan dari Robert Pakpahan kepada Suryo Utomo sebagai Direktur Jenderal Pajak disaksikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Jumat (1/11/2019).
Penulis Mutia Fauzia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati resmi melantik Suryo Utomo menjadi Direktur Jenderal Pajak, Jumat (1/11/2019).

Suryo ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo untuk menggantikan posisi Robert Pakpahan yang telah memasuki masa purnatugas per Kamis (10/10/2019).

Sri Mulyani mengatakan, tugas Suryo sangat berat dalam jabatannya yang baru ini. Pasalnya, sebagai seorang kepala institusi perpajakan, Suryo mengemban beban untuk mengelola 70 persen penerimaan negara yang berasal dari perpajakan.

"Saya tidak memilih kata tidak ringan, tetapi sangat berat, karena 70 persen penerimaan APBN kita untuk mendukung seluruh aktivitas RI berasal dari Direktorat Jenderal Pajak," ujar Sri Mulyani.

Baca juga: Warren Buffett: Kualitas Terpenting Investor Bukan Kecerdasan...

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut menilai, rekam jejak Suryo cukup menjanjikan untuk bisa menggantikan Robert yang kinerjanya dia anggap sangat baik.

Suryo sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Keuangan bidang Kepatuhan Pajak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia mengawali karier pegawai negeri sipil sebagai pelaksana di Kementerian Keuangan pada tahun 1993 di Sekretariat Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Pajak.

Dia pernah menjabat sebagai Kepala Seksi PPN Industri pada 1998, kemudian sebagai Kepala Seksi Pajak Penghasilan Badan pada tahun 2002. Pada tahun yang sama, Suryo dipromosikan menjadi Kepala Subdirektorat Pertambahan Nilai Industri,

Baca juga: Pemerintah Jual Green Sukuk Ritel ST006, Bisa Dibeli Mulai Rp 1 Juta

Empat tahun berselang, dia menjadi Kepala Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing Tiga, lalu pada 2008 menjadi Kepala Kantor Pelayanan Pajak Wajib Pajak Besar Satu.

Pada 28 Maret 2009, dia dipromosikan menjadi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Tengan I, tahun 2010 menjadi Direktur Peraturan Perpajakan I, kemudian pada 31 Maret 2015 menjadi Direktur Ekstensifikasi dan Penilaian.

Suryo lahir di Semarang pada tanggal 26 Maret 1969. Dia menempuh pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Diponegoro. Gelarnya diraih pada tahun 1992.

Dia melanjutkan pendidikan Master of Business Taxation di University of Southern California, Amerika Serikat, dan mendapatkan gelarnya pada tahun 1998.

Baca juga: DBS: Digitalisasi Geser Pola Konsumsi Masyarakat



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.