Ini yang Bisa Dilakukan Pengembang Game agar Raih Keuntungan Jangka Panjang

Kompas.com - 04/11/2019, 05:16 WIB
Ilustrasi bermain game shutterstockIlustrasi bermain game

JAKARTA, KOMPAS.com – Developer Industri kreatif game di Indonesia saat ini mengaku kesulitan dalam menemukan investor lokal yang mau berinvestasi dalam sektor game.

Hal ini mengingat industri kreatif game memiliki peran dalam perputaran ekonomi negara, dukungan pemerintah dibutuhkan agar Indonesia tak melulu dibanjiri produk game luar negeri.

Chief Operating Officer (COO) game Loka Pala dari Anantarupa Studios Diana Paskarina mengungkapkan pihaknya meyakini para investor lokal untuk menginvestasikan dananya pada sektor industri kreatif game sangat sulit. Apalagi game lokal saat ini dianggap belum memiliki profit jangka panjang.

“Susah (mencari investor) kalau untuk industri game. Ini juga enggak bisa disalahkan. Karena investor biasanya tidak tahu game dan mereka cuma dapat informasi saja. Game ini kan sebenarnya sudah lama, tapi kalau jenis eSport ini ya baru dau atau tiga tahun terakhir,” kata Diana di Jakarta Convention Center, Minggu (3/11/2019).

Baca juga : Google Hapus Game Berbau Demonstran Hong Kong

Diana juga menyebut bahwa investor di Indonesia ragu untuk melakukan investasi karena sempat beberapa kali game lokal gulung tikar karena sulitnya menyaingi pasar game luar yang sudah membanjiri pasar game di Indonesia.

“Mungkin ada beberapa investor yang sudah pernah mencoba di (investasi) game tapi tidak berhasil. Dan banyak developer game yang sudah tutup, karena banyak yang berjuang sendiri terus tidak kuat,” jelasnya.

Produk di Luar Game

Agar game bisa menarik, menurutnya, konsep bisnis yang diusung tak hanya sebuah produk game yang bisa dimainkan para gamers, tapi juga memiliki produk-produk menarik yang dapat menghasilkan profit.

Produk game yang dimaksud untuk menunjang bisnis kreatif game lokal ini termasuk bentuk-bentuk superhero toys, animation series, skin, komik dan musik yang bisa dijual secara premium untuk para player.

Sebelumnya beberapa game luar seperti Mobile Legend, Dota 2 dan PUBG juga memiliki konsep yang sama, sehingga lini industri kreatif ini bisa terus memiliki profit jangka panjang.

Dengan konsep ini, Diana yakin game lokal akan dikenal dan juga bisa memiliki marketnya sendiri.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X