Kompas.com - 04/11/2019, 21:11 WIB
Ilustrasi BTN KOMPAS/HERU SRI KUMOROIlustrasi BTN

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Surya Artha Nusantara Finance (SAN Finance) kembali mengajukan Upaya Hukum Peninjauan Kembali (PK) atas Putusan Kasasi Mahkamah Agung (MA) soal dananya yang hilang di PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN).

Adapun dana SAN Finance hilang senilai Rp 110 miliar dari Rp 250 miliar di BTN karena oknum internal membobol dana dari bank pelat merah tersebut.

Menanggapi upaya PK oleh SAN Finance, PJS Corporate Secretary BTN Eko Waluyo mengatakan, pihaknya akan taat asas dan taat hukum dalam melaksanakan produk hukum maupun perintah putusan pengadilan yang telah inkracht.

Dia bilang, semua pihak yang terkait masalah tersebut juga harus dapat menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

Baca juga: Ada Bukti Baru, SAN Finance Lanjutkan Gugatan ke BTN

"Semua pihak yang terkait diharapkan dapat menghormati proses hukum yang sedang berjalan dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip hukum yg berlaku," kata Eko Waluyo dalam siaran pers, Senin (4/11/2019).

Eko mengungkapkan, BTN juga telah responsif dan membantu menyelamatkan dana nasabah. Hal tersebut dibuktikan dengan telah melaporkan kejahatan perbankan ke Polda Metro Jaya pada 21 November 2017 dengan Laporan Polisi Nomor  TBL/5738/XI/2016/PMJ/Dit.Reskrimsus.

"Hal itu membuktikan bahwa Bank BTN telah patuh menjalankan prinsip-prinsip prudential banking dalam operasionalnya dan mengedepankan good corporate governance (GCG) pada layanan nasabahnya," ucapnya.

Adapun sebelumnya SAN Finance telah mengajukan gugatan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 154/Pdt.G/2017/PN.Jkt.Pst tanggal 14 Maret 2017.

Baca juga: Dana SAN Finance Hilang Rp 110 Miliar di BTN, Begini Kronologinya

Gugatan tersebut telah diputus pada tingkat Kasasi Mahkamah Agung dengan putusan Menolak gugatan PT SAN Finance untuk seluruhnya. Hal tersebut kata BTN, telah berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde).

Setelah menemukan bukti baru, akhirnya SAN Finance mengajukan upaya PK atas Putusan Kasasi Mahkamah Agung di atas. SAN Finance berharap, peninjauan kembali tersebut dana membuat dananya beserta kerugian immateril dan besaran bunga bisa kembali.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelamar Sekolah Kedinasan Terkendala NIK dan KK yang Tak Sesuai, Ini yang Harus Dilakukan

Pelamar Sekolah Kedinasan Terkendala NIK dan KK yang Tak Sesuai, Ini yang Harus Dilakukan

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Sering Kena Ghosting Rekruter, Bisa Jadi Kamu Overqualified

[KURASI KOMPASIANA] Sering Kena Ghosting Rekruter, Bisa Jadi Kamu Overqualified

Rilis
Rute Kereta Cepat Jakarta-Bandung Akan Dilanjutkan Sampai Bandara Kertajati

Rute Kereta Cepat Jakarta-Bandung Akan Dilanjutkan Sampai Bandara Kertajati

Whats New
Terapkan Digitalisasi, Operasi Chevron Hemat Rp 1,4 Triliun di 2020

Terapkan Digitalisasi, Operasi Chevron Hemat Rp 1,4 Triliun di 2020

Whats New
THR 2021 Wajib Diayar Penuh, Ini Komentar Pengusaha

THR 2021 Wajib Diayar Penuh, Ini Komentar Pengusaha

Whats New
Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tambah Satu Stasiun, Dipantau Ketat Luhut

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tambah Satu Stasiun, Dipantau Ketat Luhut

Whats New
IHSG Cenderung Melemah Jelang Ramadhan, Ini Penjelasan Analis

IHSG Cenderung Melemah Jelang Ramadhan, Ini Penjelasan Analis

Whats New
KPPU Denda Travel Circle International Ltd Rp 1 Miliar, Ini Penyebabnya

KPPU Denda Travel Circle International Ltd Rp 1 Miliar, Ini Penyebabnya

Whats New
Sandiaga Uno Siap Bantu Pengelolaan TMII, Akan Seperti Apa?

Sandiaga Uno Siap Bantu Pengelolaan TMII, Akan Seperti Apa?

Whats New
Mengenal Apa Itu LMKN yang Punya Wewenang Tarik Royalti Lagu

Mengenal Apa Itu LMKN yang Punya Wewenang Tarik Royalti Lagu

Whats New
Agar Stok Pangan Aman Selama Ramadhan, Pemerintah Impor Bawang Putih hingga Gula

Agar Stok Pangan Aman Selama Ramadhan, Pemerintah Impor Bawang Putih hingga Gula

Whats New
Kapan Layanan Tes GeNose Tersedia di Bandara Soekarno-Hatta?

Kapan Layanan Tes GeNose Tersedia di Bandara Soekarno-Hatta?

Whats New
Ramai Berita Keterlambatan Pengiriman Paket karena Buruh Demo, Ini Respons Shopee

Ramai Berita Keterlambatan Pengiriman Paket karena Buruh Demo, Ini Respons Shopee

Whats New
Awal Pekan, IHSG Ditutup Anjlok 2 Persen

Awal Pekan, IHSG Ditutup Anjlok 2 Persen

Whats New
PGN Terus Lakukan Optimalisasi Pasar Eksisting dan Ekspansi Bisnis

PGN Terus Lakukan Optimalisasi Pasar Eksisting dan Ekspansi Bisnis

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X