Resesi Ekonomi Mengancam, Bagaimana Nasib Likuiditas Perbankan 2020?

Kompas.com - 04/11/2019, 21:24 WIB
Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpnanan (LPS) Fauzi Ichsan di Jakarta, Selasa (24/8/2019). KOMPAS.com/MUTIA FAUZIAKepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpnanan (LPS) Fauzi Ichsan di Jakarta, Selasa (24/8/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepada Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan ( LPS) Fauzi Ichsan memproyeksi likuiditas perbankan tetap terjaga di tahun 2020 meski ancaman resesi ekonomi mengintai banyak negara.

Hal tersebut didukung oleh stabilnya suku bunga di beberapa bank sentral global, seperti Bank Sentral Eropa, Bank Sentral China, dan Bank Sentral Jepang.

Bank Sentral AS, The Fed, diperkirakan juga tidak akan melakukan penurunan suku bunga diprediksi pada 12-18 bulan ke depan.

"Fed Fund rates kan sudah turun 3 kali. Kalau dari likuiditas bisa dibilang prediksi bahwa suku bunga global tidak akan naik itu akan membantu likuiditas," kata Fauzi Ichsan di Jakarta, Senin (4/11/2019).

Baca juga: LPS: Kredit Bermasalah di Perbankan Aman Hingga Tahun Depan, Asal...

Rendahnya suku bunga global, kata Fauzi, membuat investor akan mencari suku bunga tinggi untuk memarkirkan dananya, termasuk di Indonesia. Dana tersebut akan masuk ke pasar obligasi seperti Surat Berharga Negara (SBN) dan Surat Utang Negara (SUN).

"Masuknya aliran modal dari luar negeri terutama ke pasar obligasi kita, otomatis imbal hasil turun. Ini membuat likuiditas membaik," ucap Fauzi.

Hal itu juga terlihat dalam Loan Deposit Ratio (LDR) bank BUKU I, II, dan IV yang telah berada di bawah 92 persen. Hanya bank BUKU III saja yang masih berada di atas 92 persen. Artinya, keadaan likuiditas perbankan semakin membaik.

"Kalau kami melihat Loan Deposit Ratio (LDR) Itu yang di atas 92 persen hanya bank BUKU III. Namun, bank BUKU I, II, dan IV LDR sudah di bawah 92 persen. Itu dianggap sehat, menunjukkan keadaan (likuiditas) membaik," pungkasnya.

Baca juga: Penerimaan Bea Cukai Seret, Ada Apa?

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X