Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Milenial, Ini Tips Beli Rumah, tapi Masih Bisa Menabung

Kompas.com - 05/11/2019, 08:46 WIB
Kiki Safitri,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

Sumber CNBC

NEW YORK, KOMPAS.com - Hampir separuh dari jumlah generasi milenial yang merasa stres setelah membeli rumah.

Adapun hal yang membuat stres seusai membeli rumah adalah sulitnya mencapai tujuan finansial. Misalkan saja kekhawatiran apakah masih bisa menabung untuk membayar biaya sekolah anak-anak.

Bagi kaum milenial, membayar uang sekolah anak-anak merupakan prioritas utama. Mengutip CNBC, Selasa (5/11/2019), 59 persen generasi milenial di Amerika Serikat menyebutkan bahwa mereka menunda tabungan pensiun untuk menutupi kebutuhan pendidikan tinggi anak-anak mereka.
Sayangnya, biaya kepemilikan rumah tidak membuat tujuan ini lebih mudah.

Jika Anda mengikuti tabungan rencana pendidikan, maka otomatis akan menjadi bentuk utang yang harus Anda lunasi dengan cicilan setiap bulannya.

Baca juga: Milenial, Latte Factor Bisa Bikin Kamu Susah Menabung dan Beli Rumah

Tak heran bahwa dampak membeli rumah atau mencicil rumah ini akan memengaruhi tujuan keuangan jangka panjang dalam hal finansial Anda.

Maka dari itu, perlu cara-cara jitu agar membeli rumah tidak menjadi sebuah bentuk ancaman bagi Anda ke depannya. Dengan kata lain, cobalah untuk mengontrol jumlah pembelian dan pengeluaran Anda.

Berikut adalah tiga tips untuk membeli rumah tanpa menghabiskan anggaran Anda:

1. Pertimbangkan lokasi

Saat memutuskan memilih rumah, hal penting adalah nominal gaji tahunan Anda yang disesuaikan dengan kebutuhan-kebutuhan Anda sehari-hari. Memiliki keluarga, pastilah membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Saat Anda berusaha menghemat uang Anda untuk membeli rumah, ada baiknya jika Anda dapat mempertimbangkan kebutuhan rumah yang lebih kecil atau menyesuaikan dengan jumlah keluarga Anda.

Pilihlah lokasi-lokasi yang sedikit jauh dari perkotaan, tetapi akses seperti rumah sakit, transportasi, dan sekolah tersedia tidak jauh dari kawasan Anda. Selanjutnya, pertimbangkan untuk membeli rumah subsidi dari pemerintah atau perumahan yang memberikan keringanan biaya.

Baca juga: Berapa Harga Rumah yang Cocok untuk Kantong Milenial?

2. Sediakan jumlah pembayaran awal yang tinggi

Membeli rumah melalui kredit pemilikan rumah (KPR) umumnya dilakukan oleh generasi milenial saat ini. Namun, untuk mengurangi beban Anda secara tahunan, ada baiknya jika Anda meningkatkan nilai pembayaran awal Anda.

Maka dari itu, siapkanlah diri Anda secara finansial dengan terlebih dahulu menabung untuk memaksimalkan pembayaran awal.

Dengan demikian, dalam proses pembayaran cicilan, bunga, pajak, dan lain-lain tidak memengaruhi tabungan masa depan Anda.

3. Investasikan rumah Anda

Jika Anda sudah melunasi pembayaran rumah, maka cara terbaik agar aset tetap berputar adalah dengan menginvestasikan nilai rumah Anda.

Selain mendapatkan selisih dari nilai investasi Anda, nominal selisih ini bisa dimanfaatkan untuk melakukan perencanaan finansial Anda pada masa depan. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber CNBC
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Buka Asia Business Council's 2024, Airlangga Tegaskan Komitmen Indonesia Percepat Pembangunan Ekonomi

Buka Asia Business Council's 2024, Airlangga Tegaskan Komitmen Indonesia Percepat Pembangunan Ekonomi

Whats New
Voucher Digital Pizza Hut Kini Tersedia di Ultra Voucher

Voucher Digital Pizza Hut Kini Tersedia di Ultra Voucher

Spend Smart
Harga Bahan Pokok Jumat 19 April 2024, Harga Cabai Rawit Merah Naik

Harga Bahan Pokok Jumat 19 April 2024, Harga Cabai Rawit Merah Naik

Whats New
Detail Harga Emas Antam Jumat 19 April 2024, Naik Rp 10.000

Detail Harga Emas Antam Jumat 19 April 2024, Naik Rp 10.000

Earn Smart
Chandra Asri Group Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Perum Jasa Tirta II untuk Kebutuhan EBT di Pabrik

Chandra Asri Group Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Perum Jasa Tirta II untuk Kebutuhan EBT di Pabrik

Whats New
IHSG Bakal Lanjut Menguat? Simak Analisis dan Rekomendasi Sahamnya

IHSG Bakal Lanjut Menguat? Simak Analisis dan Rekomendasi Sahamnya

Earn Smart
Perkenalkan Produk Lokal, BNI Gelar Pameran UMKM di Singapura

Perkenalkan Produk Lokal, BNI Gelar Pameran UMKM di Singapura

Whats New
Harga Emas Dunia Terus Menguat di Tengah Ketegangan Konflik Iran dan Israel

Harga Emas Dunia Terus Menguat di Tengah Ketegangan Konflik Iran dan Israel

Whats New
Menko Airlangga Ingin Pedagang Ritel Berdaya, Tak Kalah Saling dengan Toko Modern

Menko Airlangga Ingin Pedagang Ritel Berdaya, Tak Kalah Saling dengan Toko Modern

Whats New
Allianz dan HSBC Rilis Asuransi untuk Perencanaan Warisan Nasabah Premium

Allianz dan HSBC Rilis Asuransi untuk Perencanaan Warisan Nasabah Premium

Whats New
Saham Teknologi Tertekan, Wall Street Berakhir Mayoritas di Zona Merah

Saham Teknologi Tertekan, Wall Street Berakhir Mayoritas di Zona Merah

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 19 April 2024

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 19 April 2024

Spend Smart
Bapanas Tugaskan ID Food Impor 20.000 Ton Bawang Putih Asal China

Bapanas Tugaskan ID Food Impor 20.000 Ton Bawang Putih Asal China

Whats New
Mata Uang Italia Sekarang dan Sebelum Gabung Uni Eropa

Mata Uang Italia Sekarang dan Sebelum Gabung Uni Eropa

Whats New
Satgas Pasti Temukan 100 Penipuan Bermodus Duplikasi Lembaga Keuangan

Satgas Pasti Temukan 100 Penipuan Bermodus Duplikasi Lembaga Keuangan

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com