Ekonomi RI Tumbuh 5,02 Persen, Rupiah Ditutup Menguat

Kompas.com - 05/11/2019, 19:00 WIB
Ilustrasi rupiah dan dollar AS THINKSTOCKSIlustrasi rupiah dan dollar AS
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Rupiah akhir perdagangan spot, Selasa sore (5/11/2019) menguat di posisi Rp 13.968 per dollar AS dengan penguatan 47 poin sebesar 0,34 persen sejak pembukaannya di Rp 14.015 per dollar AS.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede menyebutkan bahwa penguatan rupiah ini didukung oleh rilis data Badan Pusat Statistik (BPS) pagi tadi. BPS mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,02 persen dari kuartal I-2019 hingga kuartal III-2019.

“Kalau Rupiahnya cenderung menguat, jika kita lihat dari data yang dirilis pagi tadi dari BPS. Pertumbuhan ekonomi kita juga lebih baik dari perkiraan, sehingga bisa mendorong penguatan Rupiah terhadap Dollar AS,” kata Josua kepada Kompas.com, Selasa.

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi 5,02 Persen di Kuartal III-2019, Ini Penyebabnya

Selain itu, Josua menilai bahwa penguatan rupiah juga dipengaruhi oleh masalah tensi perang dagang Amerika Serikat dan China menurun. Dimana Presiden China Xi Jinping mengungkapkan bahwa negosiasi dagang dangan dengan

Amerika Serikat mulai menunjukkan tanda-tanda positif yang berimbas pada menghijaunya pasar Asia.

Adapun beberapa mata uang Asia yang ikut menguat antara lain Yuan China 6.991 per Dollar AS menguat 0,52 persen. Dollar Singapura ditutup 1.356 per Dollar AS atau menguat 0,18 persen. Sedangkan Yen Jepang yang merosot 0,27 persen di angka 108 per Dollar AS.

Baca juga: Lembaga Riset AS Ragukan Data Pertumbuhan Ekonomi RI, Ini Jawaban BPS

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X