Kompas.com - 06/11/2019, 06:18 WIB
ilustrasi rupiah thikstockphotosilustrasi rupiah

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah kembali kebanjiran tawaran utang kali ini lewat lelang Surat Utang Negara (SUN). Kemarin pemerintah melelang SUN dengan target indikatif Rp 15 triliun. 

Namun penawaran yang masuk mencapai Rp 67,9 triliun, atau naik 453 persen dari target indikatif yang ditentukan pemerintah.

Dikutip dari siaran pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu, Rabu (6/11/2019), penawaran terbanyak datang untuk seri FR0082 yang mencapai Rp 12 triliun.

Baca juga: PLN Akan Terbitkan Surat Utang Global Setara Rp 21 Triliun

Sementara itu tawaran untuk seri SPN03200206, SPN12201106, FR0081, FR0080, FR0083 dan FR0076 masing-masing Rp 12 triliun Rp 11,9 triliun, Rp 8,5 triliun, Rp 4,5 triliun, Rp 10,4 triliun dan Rp 2,3 triliun.

Namun meski kebanjiran tawaran, pemerintah hanya menarik utang Rp 24,2 triliun saja. Jumlah ini masih dalam kisaran target pemerintah. Sebab target indikatif Rp 15 triliun sementara target maksimal Rp 30 triliun.

"Total nominal yang dimenangkan dari tujuh seri yang ditawarkan tersebut adalah Rp24.2 triliun," seperti dikutip dari siaran pers, DJPPR.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Utang Luar Negeri RI Naik 8,8 Persen Jadi Rp 5.569 Triliun

Surat utang Indonesia memang kian menarik bagi para investor. Selain menawarkan imbal hasil yang cukup baik, pemerintah juga mendapatkan kepercayaan investor. Apalagi lembaga pemeringkat Standard and Poor’s (S&P) meningkatkan peringkat surat utang Indonesia dari BBB- menjadi BBB pada 31 Mei 2019.

Pada periode yaang sama tahun lalu, S&P hanya mempertahankan peringkat Indonesia pada level BBB- saja. Adapun jumlah utang pemerintah terus membengkak dalam 5 tahun terakhir.

Hingga akhir Agustus 2019, angkanya sudah mencapai Rp 4.680 triliun, atau 29,8 pesen dari PDB nasional. Padahal pada akhir 2014 lalu, utang pemerintah ada di angka Rp 2.608 triliun. Artinya, sudah ada kenaikan Rp 2.072 triliun utang pemerintah dalam 5 tahun terakhir.

Baca juga: Lembaga Riset AS Ragukan Data Pertumbuhan Ekonomi RI, Ini Jawaban BPS



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelamar CPNS Tak Lolos Passing Grade, BKN: Jangan Patah Semangat

Pelamar CPNS Tak Lolos Passing Grade, BKN: Jangan Patah Semangat

Work Smart
Ditinjau Menhub, Ini Penyesuaian Jalur KRL di Stasiun Manggarai

Ditinjau Menhub, Ini Penyesuaian Jalur KRL di Stasiun Manggarai

Whats New
Kementan Pastikan Stok Jagung Aman, Capai 2,75 Juta Ton hingga 20 September 2021

Kementan Pastikan Stok Jagung Aman, Capai 2,75 Juta Ton hingga 20 September 2021

Whats New
 Syarat Setoran Awal dan Cara Buka Rekening BNI Online

Syarat Setoran Awal dan Cara Buka Rekening BNI Online

Spend Smart
Menhub: Jalur Layang di Stasiun Manggarai Bisa Buat Perjalanan KRL Semakin Efisien

Menhub: Jalur Layang di Stasiun Manggarai Bisa Buat Perjalanan KRL Semakin Efisien

Whats New
Penerimaan Cukai Hasil Tembakau Naik 17,8 Persen Pada Agustus 2021

Penerimaan Cukai Hasil Tembakau Naik 17,8 Persen Pada Agustus 2021

Whats New
Traveloka-Garuda Tawarkan Promo Tiket Pesawat, Diskon Hingga 38 Persen

Traveloka-Garuda Tawarkan Promo Tiket Pesawat, Diskon Hingga 38 Persen

Rilis
Cara Isi Saldo LinkAja Lewat Alfamart, ATM BRI, dan Bank Mandiri

Cara Isi Saldo LinkAja Lewat Alfamart, ATM BRI, dan Bank Mandiri

Spend Smart
Dekat Jembatan Merah Youtefa, Intip Penampakan Arena Dayung PON Papua

Dekat Jembatan Merah Youtefa, Intip Penampakan Arena Dayung PON Papua

Whats New
4 Sektor Usaha Ini Berpotensi Jadi Penyumbang Shortfall Tahun 2021

4 Sektor Usaha Ini Berpotensi Jadi Penyumbang Shortfall Tahun 2021

Whats New
Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online, Tanpa Perlu ke Kantor Cabang

Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online, Tanpa Perlu ke Kantor Cabang

Whats New
Kembangkan Semen Ramah Lingkungan, Produsen Semen Merah Putih Gandeng GRP

Kembangkan Semen Ramah Lingkungan, Produsen Semen Merah Putih Gandeng GRP

Whats New
Ini Dampak Krisis Evergrande Bagi China, AS, hingga Eropa

Ini Dampak Krisis Evergrande Bagi China, AS, hingga Eropa

Whats New
Pandemi Covid-19, Perumnas Gelar Akad KPR Secara Drive Thru

Pandemi Covid-19, Perumnas Gelar Akad KPR Secara Drive Thru

Rilis
Masa Puncak Panen Tiba, Kementan Pastikan Stok Jagung Cukup Untuk 3 Bulan ke Depan

Masa Puncak Panen Tiba, Kementan Pastikan Stok Jagung Cukup Untuk 3 Bulan ke Depan

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.