Kompas.com - 06/11/2019, 20:00 WIB
Ilustrasi: Petugas melakukan perawatan pesawat Airbus 330 seri 200 di Hanggar II, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang di PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia (GMF AeroAsia). KOMPAS.com/Vitalis Yogi TrisnaIlustrasi: Petugas melakukan perawatan pesawat Airbus 330 seri 200 di Hanggar II, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang di PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia (GMF AeroAsia).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk, anak usaha PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk di bidang perawatan dan perbaikan pesawat (Maintenance, Repair, Overhaul/MRO), meresmikan fasilitas New Maintenance Control Center (MCC) baru.

Ini merupakan pengembangan perusahaan khususnya pada bisnis line maintenance.

Area MCC yang sebelumnya berada di Hangar 2 GMF, kini berada di Hangar 4 yang merupakan hangar terbesar di dunia untuk pesawat narrow body (berbadan ramping), demi mengoptimalkan kebutuhan fasilitas penunjang tersebut.

Direktur Utama GMF AeroAsia Tazar Marta Kurniawan mengungkapkan, pembaharuan fasilitas ini sejalan dengan komitmen Perusahaan untuk semakin mengoptimalkan komitmen layanan konsumen Total Solution Maintenance, yakni konsumen yang mempercayakan perawatan pesawatnya secara penuh kepada GMF.

“Dengan semakin meningkatnya jumlah pesawat yang kami rawat, tentunya kami senantiasa memperhatikan segala fasilitas penunjang mampu memberikan pelayanan prima, salah satunya MCC yang menjadi jantung perawatan Line Maintenance” kata Tazar melalui keterangan persnya, Rabu (6/11/2019).

Baca juga: Kerja Sama Perbaikan Pesawat Airbus, GMF AeroAsia Bakal Untung Besar

Adapun fasilitas MCC terbaru ini turut dilengkapi dengan pengembangan fitur teknologi digital yang semakin mengoptimalkan layanan perawatan pesawat secara menyeluruh dari aspek ketepatan efektivitas waktu dan biaya, hingga kualitas layanan yang semakin komprehensif.

Saat ini MCC milik GMF telah dilengkapi dengan video conference. Teknologi ini memudahkan proses maintenance dalam hal verifikasi temuan khususnya untuk pengerjaan di outstation.

Dengan teknologi video conference, GMF tidak lagi harus mengirimkan tenaga ahli troubleshooter ke outstation, sehingga dapat memaksimalkan efisiensi anggaran dan efektivitas waktu pengerjaan perawatan pesawat secara tepat guna.

Selain itu, melalui fasilitas New MCC ini, GMF juga menghadirkan aplikasi Mobile Tech Log yang memungkinkan teknisi mengakses dan memasukkan catatan perawatan dari setiap pesawat secara real-time sehingga dapat meminimalisir kesalahan input data.

Baca juga: GMF Yakin Bisa Kalahkan Singapura dan Malaysia di Industri Bengkel Pesawat

MCC merupakan fasilitas penunjang vital bagi lini perawatan ringan pesawat yang beroperasi 24 jam sehari dan 7 hari seminggu untuk memastikan bahwa pesawat laik terbang.

Adapun MCC bertugas untuk selalu memonitor kondisi pesawat secara real-time dari sisi teknis, yang nantinya data tersebut direkomendasikan kepada maskapai sebagai referensi rute yang akan diambil.

Ke depannya, Tazar optimistis akan dapat mengembangkan sektor line maintenance dengan menambah daftar customer Total Solution Maintenance.

“Dengan lebih dari 1.000 flight yang kami handle setiap harinya, ada tantangan besar untuk dapat bekerja tanpa cela. Untuk itu kami selalu berinovasi memberikan yang terbaik pada customer kami,” jelas Tazar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kena Serangan 'Ransomware', Bank Indonesia: Layanan Operasional Tidak Terganggu

Kena Serangan "Ransomware", Bank Indonesia: Layanan Operasional Tidak Terganggu

Whats New
Selain Omicron, Ekonomi RI 2022 Juga Dipengaruhi oleh Kenaikan Tarif Listrik, Elpiji, BBM hingga Cukai Rokok

Selain Omicron, Ekonomi RI 2022 Juga Dipengaruhi oleh Kenaikan Tarif Listrik, Elpiji, BBM hingga Cukai Rokok

Whats New
Lewat 'Tender Offer' Senilai Rp 10,96 Triliun, Jerry Ng Bakal Jadi Pengendali Tak Langsung BFI Finance

Lewat "Tender Offer" Senilai Rp 10,96 Triliun, Jerry Ng Bakal Jadi Pengendali Tak Langsung BFI Finance

Whats New
Lion Air Group Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3 dan S1, Ini Cara Daftarnya

Lion Air Group Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3 dan S1, Ini Cara Daftarnya

Work Smart
IHSG Menguat di Sesi I, Rupiah Melemah

IHSG Menguat di Sesi I, Rupiah Melemah

Whats New
Risma Beberkan Ada Dana Bansos Rp 2,7 Triliun Tertahan, Ini Penjelasan Himbara

Risma Beberkan Ada Dana Bansos Rp 2,7 Triliun Tertahan, Ini Penjelasan Himbara

Whats New
Lembaga Riset IDEAS: Angka Kemiskinan Turun, tapi Jumlah Pengangguran Bertambah

Lembaga Riset IDEAS: Angka Kemiskinan Turun, tapi Jumlah Pengangguran Bertambah

Whats New
Contoh Surat Resign dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

Contoh Surat Resign dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

Work Smart
Promo Minyak Goreng Bimoli di Superindo, Kemasan 2 Liter Rp 25.000

Promo Minyak Goreng Bimoli di Superindo, Kemasan 2 Liter Rp 25.000

Spend Smart
Harga Ayam Broiler dan Gula Pasir Naik, Berikut Harga Pangan di Jakarta Hari Ini

Harga Ayam Broiler dan Gula Pasir Naik, Berikut Harga Pangan di Jakarta Hari Ini

Spend Smart
139 Perusahaan Kembali Ekspor Batu Bara, ESDM: 1 Juta Ton Terkirim ke Luar Negeri

139 Perusahaan Kembali Ekspor Batu Bara, ESDM: 1 Juta Ton Terkirim ke Luar Negeri

Whats New
Pemalsuan Surat Jaminan BLBI, Mahfud MD: 1 Orang Pegawai Kemenkeu Sudah Dinonaktifkan

Pemalsuan Surat Jaminan BLBI, Mahfud MD: 1 Orang Pegawai Kemenkeu Sudah Dinonaktifkan

Whats New
Ada Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga, Simak Rekomendasi Saham AALI, SIMP, dan LSIP

Ada Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga, Simak Rekomendasi Saham AALI, SIMP, dan LSIP

Earn Smart
Varian Omicron Meningkat di Jabodetabek, Luhut: Ini Teater Perang Sesungguhnya

Varian Omicron Meningkat di Jabodetabek, Luhut: Ini Teater Perang Sesungguhnya

Whats New
Bank Indonesia Akui Diretas, Kena Serangan 'Ransomware', Data Kritikal Dipastikan Aman

Bank Indonesia Akui Diretas, Kena Serangan "Ransomware", Data Kritikal Dipastikan Aman

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.