Tips Memilih Asuransi Yang Sesuai dengan Gaya Hidup Milennial

Kompas.com - 07/11/2019, 07:07 WIB
ilustrasi milenial menghabiskan uangnya nongkrong di kafe (pixabay) KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIilustrasi milenial menghabiskan uangnya nongkrong di kafe (pixabay)

JAKARTA, KOMPAS.com – Di era serba teknologi dewasa ini, millennial cederung untuk memilih segala sesuatunya dengan mempertimbangkan banyak hal seperti manfaat, kemudahan dan biaya.

Ini tidak jauh berbeda dengan cara millennial dalam memilih bentuk asuransi yang sesuai dengan gaya hidup.

Evan Wijaya Tanotonegoro, Head of Digital Channel Sequis Life menyebutkan bahwa banyak pertimbangan yang membuat milennial sulit untuk memutuskan membeli asuransi. Sehingga terkadang jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan, maka mau tidak mau millennial akan menguras tabungannya untuk menutup biaya perobatan.

Baca juga : Perkembangan Teknologi Digital Dongkrak Bisnis Asuransi Perjalanan

“Kalau kita bicara millennial, mereka adalah generasi yang tidak pernah bisa puas dan terus berusaha lebih baik lagi. Di Indonesia, millennial yang menggunakan asuransi masih rendah. Alasannya seerti harga mahal, prose lama, tidak ada akses ke produk asuransi,” ungkap Evan di SCBD Jakarta Selatan, Rabu (6/11/2019).

Selanjutnya dalam memilih asuransi, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan oleh millennial. Hal ini cukup penting selain untuk berjaga-jaga, ini juga akan menyelamatkan kondisi finnansial Anda jika sewaktu-waktu membutuhkan biaya untuk berobat.

Adapun pertimbangan untuk memilih asuransi antara lain :

1. Memahami istilah dalam asuransi

Evan menyebutkan, dengan memahami istilah-istilah dalam asuransi akan memudahkan Anda untuk lebih mengetahui bagaimana asuransi bekerja dalam memproteksi diri Anda. Istilah-istilah ini mungkin bagi Anda yang menggunakan asuransi konvensional bisa bertanya pada agen asuransi Anda.

Bagi Anda yang membeli asuransi secara online, Anda bisa mencari tahu istilah-istilah asuransi melalui sistem mesin pencarian atau aplikasi yang disediakan.

“Pertama, kenali dulu asuransi itu apa, apa itu istilah pertangguh, ahli waris dan waktu tunggu. Itu hal pertama yang harus dipahami dulu,” kata Evan kepada kompas.com, di SCBD Rabu (6/11/2019).

2. Kenali kebutuhan dan kemampuan

Evan mengatakan bahwa dengan mengenali kebutuhan dan kemampuan seseorang dalam membayar asuransi adalah hal penting. Kebutuhan mencakup bagaimana Anda menjalani kehidupan Anda dan juga pola hidup dari sisi kesehatan Anda.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 4 secara Offline

Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 4 secara Offline

Whats New
Patra Jasa Terapkan Protokol Kesehatan di Unit Bisnis dan Wilayah Operasional

Patra Jasa Terapkan Protokol Kesehatan di Unit Bisnis dan Wilayah Operasional

Whats New
Sambut HUT RI, Pemerintah Beri Cashback Belanja Online hingga Rp 750.000

Sambut HUT RI, Pemerintah Beri Cashback Belanja Online hingga Rp 750.000

Spend Smart
Kemenparekraf Perkirakan Jumlah Wisatawan Tahun Ini Maksimal 4 Juta Orang

Kemenparekraf Perkirakan Jumlah Wisatawan Tahun Ini Maksimal 4 Juta Orang

Whats New
Aturan Resmi Terbit, Gaji Ke-13 PNS Segera Cair

Aturan Resmi Terbit, Gaji Ke-13 PNS Segera Cair

Whats New
Rencana Penggabungan BUMN Penerbangan dan Pariwisata Dinilai Akan Merugikan Maskapai

Rencana Penggabungan BUMN Penerbangan dan Pariwisata Dinilai Akan Merugikan Maskapai

Whats New
7 Istilah Pasar Saham Paling Dasar yang Perlu Diketahui (3)

7 Istilah Pasar Saham Paling Dasar yang Perlu Diketahui (3)

Spend Smart
Pemerintah Targetkan Bisa Vaksinasi Covid-19 ke 40 Juta Penduduk di Awal 2021

Pemerintah Targetkan Bisa Vaksinasi Covid-19 ke 40 Juta Penduduk di Awal 2021

Whats New
Ada Pandemi Covid-19,  JD.ID Catat Kenaikan Transaksi hampir 50 Persen

Ada Pandemi Covid-19, JD.ID Catat Kenaikan Transaksi hampir 50 Persen

Whats New
Tangkal Kampanye Negatif Sawit, Pemerintah Akan Bentuk Tim Khusus

Tangkal Kampanye Negatif Sawit, Pemerintah Akan Bentuk Tim Khusus

Whats New
Sejak Kampanye Bangga Buatan Indonesia Digulirkan, 1,1 Juta UMKM Sudah Go Digital

Sejak Kampanye Bangga Buatan Indonesia Digulirkan, 1,1 Juta UMKM Sudah Go Digital

Whats New
Janji Pemerintah: 2,1 Juta Korban PHK Diprioritaskan Jadi Peserta Kartu Prakerja

Janji Pemerintah: 2,1 Juta Korban PHK Diprioritaskan Jadi Peserta Kartu Prakerja

Work Smart
Jokowi Pertanyakan RI Punya 30 Bandara Internasional, Ini Respons Kemenhub

Jokowi Pertanyakan RI Punya 30 Bandara Internasional, Ini Respons Kemenhub

Whats New
Disinggung Jokowi, Ini Kerugian Banyaknya Bandara Internasional di Indonesia

Disinggung Jokowi, Ini Kerugian Banyaknya Bandara Internasional di Indonesia

Whats New
Banyak Kasus Pencurian Data, Ini Komentar JD.ID

Banyak Kasus Pencurian Data, Ini Komentar JD.ID

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X