Garuda Indonesia : Pemegang Saham Sriwijaya Minta Jatah Management Fee

Kompas.com - 10/11/2019, 12:18 WIB
Salah satu pesawat Sriwijaya Air terparkir di Bandara Depati Amir Pangkal Pinang saat hujan lebat mengguyur, Jumat (30/11/2018). KOMPAS.com/HERU DAHNURSalah satu pesawat Sriwijaya Air terparkir di Bandara Depati Amir Pangkal Pinang saat hujan lebat mengguyur, Jumat (30/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Garuda Indonesia menuding pemegang saham Sriwijaya Air terlalu melakukan intervensi terhadap manajemen yang dibentuk sebagai bagian dari Kerja Sama Manajemen (KSM).

Mantan Dirut Sriwijaya Air yang merupakan penugasan dari Garuda Indonesia Group, Joseph Saul menyatakan pemegang saham Sriwijaya Air juga minta bagian management fee yang seharusnya hanya diberikan kepada Garuda Indonesia Group selaku pengelola Sriwijaya.

Adapun besaran management fee yang diterima Garuda Indonesia Group sesuai dengan perjanjian KSM adalah sebesar 3 persen dari pendapatan operasional bersih (net operational revenue).

Baca juga : Hubungan Garuda Indonesia-Sriwijaya Air Kembali Memburuk?

Joseph menjelaskan management fee itu diberikan sebagai kompensasi kepada Garuda Indonesia Group atas pengelolaan maskapai Sriwijaya Air.

"Namun pemegang saham Sriwijaya Air juga ikut-ikutan minta management fee tersebut. Padahal, itu tidak ada dasarnya dalam perjanjian," ujarnya kepada Kompas.com, Sabtu (9/11/2019).

Atas permintaan pemegang saham itu, tim manajemen bentukan Garuda Indonesia keberatan karena hal itu akan menambah beban perusahaan Sriwijaya Air.

"Kami sebagai pengelola ingin agar Sriwijaya Air segera membaik kinerjanya," lanjut Joseph.

Sebelumnya diberitakan Garuda Indonesia-Sriwijaya Air pecah kongsi. Hal ini lantaran tidak ada kesepakatanantara dua entitas maskapai tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berapa Gaji Pokok yang Didapatkan CPNS dan PPPK Lulusan SMA/SMK?

Berapa Gaji Pokok yang Didapatkan CPNS dan PPPK Lulusan SMA/SMK?

Whats New
Rute KA Mutiara Timur Diperpanjang Jadi Ketapang-Surabaya-Yogyakarta

Rute KA Mutiara Timur Diperpanjang Jadi Ketapang-Surabaya-Yogyakarta

Whats New
OJK: Saat Ini Ada 60 Bank Wakaf Mikro di Indonesia

OJK: Saat Ini Ada 60 Bank Wakaf Mikro di Indonesia

Whats New
Ini Jurus Pemerintah Dongkrak Sektor Industri Untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

Ini Jurus Pemerintah Dongkrak Sektor Industri Untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

Rilis
Penumpang Buka Jendela Darurat, Wings Air Ganti Pakai Pesawat Lain

Penumpang Buka Jendela Darurat, Wings Air Ganti Pakai Pesawat Lain

Whats New
Cara Membuka Tabungan Emas Pegadaian, Syarat, Biaya, dan Kekurangannya

Cara Membuka Tabungan Emas Pegadaian, Syarat, Biaya, dan Kekurangannya

Spend Smart
Tarif Retribusi dan Pajak Daerah di Tangan Jokowi, Setoran ke Pemda Makin Seret?

Tarif Retribusi dan Pajak Daerah di Tangan Jokowi, Setoran ke Pemda Makin Seret?

Whats New
Kampus Vokasi Kementerian ESDM Buka Penerimaan Baru Untuk Lulusan SMA Sederajat

Kampus Vokasi Kementerian ESDM Buka Penerimaan Baru Untuk Lulusan SMA Sederajat

Rilis
Menhub Beri Lampu Hijau Sinarmas Bangun Stasiun Jatake

Menhub Beri Lampu Hijau Sinarmas Bangun Stasiun Jatake

Rilis
IHSG Menguat 0,27 Persen Dalam Sepekan, Ini Prediksi Untuk Pekan Depan

IHSG Menguat 0,27 Persen Dalam Sepekan, Ini Prediksi Untuk Pekan Depan

Whats New
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan di Level Rp 923.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan di Level Rp 923.000 per Gram

Whats New
Ini Jenis-jenis Pinjaman dan Bunga di Pegadaian Terbaru

Ini Jenis-jenis Pinjaman dan Bunga di Pegadaian Terbaru

Earn Smart
Aturan Baru Jokowi, Pemda Tak Bisa Asal Pungut Pajak dan Retribusi

Aturan Baru Jokowi, Pemda Tak Bisa Asal Pungut Pajak dan Retribusi

Whats New
Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Ditutup Siang Ini

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Ditutup Siang Ini

Whats New
[POPULER MONEY] Impor Beras Setelah Serukan Benci Produk Asing | Ribuan Alumni Kartu Prakerja Jadi Wirausaha

[POPULER MONEY] Impor Beras Setelah Serukan Benci Produk Asing | Ribuan Alumni Kartu Prakerja Jadi Wirausaha

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X