Penguasaan Teknologi Penyebab Perempuan Masih Rendah dalam Inklusi Keuangan?

Kompas.com - 11/11/2019, 08:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Penguasaan teknologi berpengaruh pada akses layanan keuangan. Karena saat ini perbankan sudah semakin masih menggunakan teknologi untuk layanan mereka.

Dikutip dari The Economist Intelegence Unit, berdasarkan survei Global Microscope, perempuan yang menguasai teknologi ternyata masih rendah. Padahal, dengan penguasaan teknologi maka memudahkan perempuan untuk mengakses layanan keuangan digital.

Survei tersebut meneliti kesenjangan gender dalam inklusi keuangan di 55 negara berkembang. Sebagai contoh, membuka rekening bank saja masih belum merata secara gender.

Dari survei yanhg dilakukan di 21 negara itu menunjukkan, kaum perempuan memiliki akses yang tidak sama dengan pria dalam mendapatkan indentitas diri (ID).

Baca juga: CEO Perempuan Lebih Menguntungkan Bagi Perusahaan, Mengapa?

Di seluruh dunia, hampir semua bank memerlukan ID untuk membuka rekening. Maka, tak heran jika wanita lebih sulit mengaksesnya. Bukan hanya ID yang sulit didapatkan wanita, akses ke layanan keuangan menjadi lebih menantang dengan ketimpangan akses digital.

Selanjutnya, mereka menyurvei bahwa dua dari sepertiga negara, pria memiliki akses yang lebih banyak mengakses teknologi ketimbang wanita. Karena kaum Adam lebih banyak memiliki ponsel ketimbang perempuan. Menurut survei tersebut, perempuan lebih sulit untuk mengakses teknologi perbankan. Misalnya, dompet digital.

Untuk mendorong perubahan dan menutup kesenjangan gender dalam inklusi keuangan, perempuan harus hadir dalam posisi yang berpengaruh di sektor keuangan untuk mengadvokasi akses yang sama dan menginformasikan perubahan kebijakan yang efektif.

Baca juga: 3 Perempuan Indonesia Masuk Daftar Forbes Asias Power Businesswomen, Siapa Saja?

Saat ini, perempuan memegang kurang dari 25 persen peran pengambilan keputusan di sektor keuangan di 37 negara. Dalam sebuah studi tahun 2018, Dana Moneter Internasional (IMF) mengungkapkan bahwa perempuan kurang terwakili di semua tingkatan Sistem Keuangan Global.

Tanpa perwakilan di tingkat atas, pria dapat memonopoli pengambilan keputusan tentang isu-isu terkait gender. "Perempuan kurang terwakili di semua tingkatan Sistem Keuangan Global," kata IMF.

Sedangkan hasil survei dari Kaspersky, memproyeksi bakal ada 1,8 juta posisi IT bakal tidak terisi pada tahun 2022. Ia menyebut, hanya 11 persen kaum perempuan yang saat ini berbakat pada bidang teknologi.

"Kami menemukan bahwa wanita berusia muda (milenial) memiliki keterampilan untuk memasuki industri. Dan mereka cenderung memiliki pendapat positif tentang peran cybersecurity dalam masyarakat. Namun, mereka tidak mengejar karir cybersecurity," jelasnya.

Dalam penelitian, minimnya perempuan yang berkarir pada posisi IT disebabkan pendidikan yang dipilih antar kedua gender. Disebutkan, kaum pria secara signifikan lebih memilih pendidikan di bidang matematika dan IT dibanding perempuan. Untuk kaum pria yang mengambil pendidikan IT sebanyak 21 persen, sementara perempuan hanya 7 persen.

Selanjutnya, lebih dari 57 persen wanita yang disurvei mengaku tidak ahli dalam pengkodean sebagai alasan untuk tidak memilih cybersecurity untuk berkarir.

Baca juga: Perempuan Jangan Tunda Menabung untuk Pensiun, Ini Alasannya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wacana KA Argo Parahyangan Dihapus demi Kereta Cepat

Wacana KA Argo Parahyangan Dihapus demi Kereta Cepat

Whats New
Volume Impor Tinggi, Utilisasi Kapasitas Industri Baja Nasional Rendah

Volume Impor Tinggi, Utilisasi Kapasitas Industri Baja Nasional Rendah

Whats New
[Kompasianival 2022 Better Lifestyle] Kendaraan Listrik: Masa Depan atau Tren Sesaat?

[Kompasianival 2022 Better Lifestyle] Kendaraan Listrik: Masa Depan atau Tren Sesaat?

Rilis
Luhut Sebut Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Rampung Sesuai Jadwal

Luhut Sebut Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Rampung Sesuai Jadwal

Whats New
Laba Bersih PertaLife Insurance di Kuartal-III 2022 Melonjak 71,04 Persen

Laba Bersih PertaLife Insurance di Kuartal-III 2022 Melonjak 71,04 Persen

Rilis
Hasil Riset Menemukan Perusahaan Startup Masih Kesulitan Rekrut dan Pertahankan Karyawan

Hasil Riset Menemukan Perusahaan Startup Masih Kesulitan Rekrut dan Pertahankan Karyawan

Whats New
Rekrutmen Bersama BUMN Batch 2 Dimulai, Ini Daftar Perusahaan yang Buka Lowongan

Rekrutmen Bersama BUMN Batch 2 Dimulai, Ini Daftar Perusahaan yang Buka Lowongan

Work Smart
Jelang Akhir Tahun, Berikut Kebutuhan Elektronik Penunjang Liburan yang Bisa Dibeli di TikTok Shop Grand Sale 12.12 Beserta Promonya

Jelang Akhir Tahun, Berikut Kebutuhan Elektronik Penunjang Liburan yang Bisa Dibeli di TikTok Shop Grand Sale 12.12 Beserta Promonya

BrandzView
Tantangan Keamanan Siber yang Dihadapi Perusahaan di Indonesia

Tantangan Keamanan Siber yang Dihadapi Perusahaan di Indonesia

Whats New
Soal Rencana Pemerintah Mau Bagi-bagi Rice Cooker, Sri Mulyani: Nanti Kami Diskusikan Dulu...

Soal Rencana Pemerintah Mau Bagi-bagi Rice Cooker, Sri Mulyani: Nanti Kami Diskusikan Dulu...

Whats New
Kemenaker Ingatkan Pengambilan BSU di Kantor Pos Berakhir 20 Desember 2022

Kemenaker Ingatkan Pengambilan BSU di Kantor Pos Berakhir 20 Desember 2022

Whats New
Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Pelita Air Tingkatkan Frekuensi Penerbangan

Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Pelita Air Tingkatkan Frekuensi Penerbangan

Whats New
Luhut: Pajak Kita Naik Bukan Datang Tiba-tiba dari Batu, Itu Kinerja UMKM

Luhut: Pajak Kita Naik Bukan Datang Tiba-tiba dari Batu, Itu Kinerja UMKM

Whats New
Sandiaga Bidik Nilai Investasi Pariwisata Tembus 8 Miliar Dollar AS

Sandiaga Bidik Nilai Investasi Pariwisata Tembus 8 Miliar Dollar AS

Whats New
Aset Kripto Bakal Diawasi OJK dan BI, Indodax: Kami Berharap Cepat Diputuskan

Aset Kripto Bakal Diawasi OJK dan BI, Indodax: Kami Berharap Cepat Diputuskan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.