KAI Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun untuk Kembangkan Bisnis

Kompas.com - 11/11/2019, 14:51 WIB
Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro KOMPAS.com/Ryana AryaditaDirektur Utama PT KAI Edi Sukmoro

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Indonesia (Persero) ( KAI) mencari dana RP 2 triliun untuk mengembangkan bisnis.

"Ini kelanjutan dari obligasi pertama. Karena kami ignin untuk memberikan peningkatan pelayanan yang lebih baik. Dari sisi kenyamanan, keamanan dan keselamatan perjalanan kereta," ujar Direktur Utama KAI Edi Sukmoro pada acara Investor Gathering di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Senin (11/11/2019).

Edi menjelaskan bahwa obligasi II KAI 2019 memiliki nilai nominal sebanyak-banyaknya sebesar Rp 2 triliun.

Baca juga : Semester I, Pendapatan PT KAI Turun 8, 17 Persen

Dana yang diperoleh dari obligasi ini, setelah dikurangi Rp 1,2 triliun akan digunakan untuk pembayaran sebagian pokok pinjaman pada PT Bank HSBC Indonesia dan sisanya akan digunakan untuk pengadaan sarana baru dan pembaruan sarana.

Penjamin Pelaksana Emisi dalam Obligasi ini adalah PT Mandiri Sekuritas, PT Bahana Sekuritas, PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, dan PT Danareksa Sekuritas.

Obligasi ini mendapatkan peringkat idAAA (Triple A; Stable Outlook) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

Obligasi terbagi menjadi dua seri di mana Seri A berjangka waktu 5 tahun dengan indikasi tingkat kupon Obligasi 7,45- 8,10 persen per tahun, Seri B berjangka waktu 7 tahun dengan indikasi tingkat kupon Obligasi 7,80-8,50 persen per tahun.

Selama 5 tahun terakhir dari tahun 2014 hingga 2018, KAI mencatatkan pertumbuhan pendapatan rata-rata sebesar 25,5 persen dan rata-rata pertumbuhan laba bersih tahunan sebesar 22,3 persen.

Di akhir semester I 2019, total aset KAI mencapai Rp 41,2 triliun.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X