Ada 8 Investor Tertarik Suntik Modal ke Anak Usaha Jiwasraya

Kompas.com - 15/11/2019, 06:02 WIB
Ilustrasi Jiwasraya KONTAN/Cheppy A. MuchlisIlustrasi Jiwasraya

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian BUMN menegaskan akan berupaya menyehatkan kondisi keuangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) melalui anak usahanya yaitu PT Jiwasraya Putra.

Dikutip dari Antaranews, Jumat (15/11/2019), Deputi Jasa Keuangan, Survei dan Konsultan Kementerian BUMN, Gatot Trihargo mengatakan, pihaknya tengah menunggu hasil penawaran sejumlah calon mitra strategis yang berminat menempatkan dana segarnya di PT Jiwasraya Putra.

"Saat ini ada 8 perusahaan yang berminat menempatkan dana di Jiwasraya Putra. Kita tunggu saja hasil penawaran mereka dan semoga bisa beres pada Desember 2019," kata Gatot di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis.

Dari delapan perusahaan tersebut, nantinya akan dipilih satu perusahaan dengan penawaran terbaik yang bakal menjadi pemegang saham Jiwasraya Putra.

Baca juga: Jiwasraya Butuh Rp 32,89 Triliun, Ini Kata OJK

Sementara itu, 4 BUMN lain yaitu PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, PT Pegadaian (Persero), PT Kereta Api Indonesia (Persero), dan PT Telkomsel telah terlebih dahulu tercatat sebagai pemegang saham Jiwasraya Putra, karena perusahaan tersebut sudah berkomitmen membuka "customer base" dan kanal distribusi dalam kerja sama itu.

Para pemegang saham Jiwasraya Putra pun nantinya akan memperoleh benefit mulai dari diversifikasi bisnis, dividen hingga "fee base income."

"Sebanyak empat BUMN yang sudah masuk tadi (BTN, Pegadaian, KAI dan Telkomsel) tidak menyetor uang. Mereka hanya membuka basis customer base dan distribution channels yang akan dimanfaatkan Jiwasraya Putra dalam menjual produknya," ujar Gatot.

Baca juga: Bisnis Anak Usaha Dipandang Bisa Dongkrak Kinerja Jiwasraya

Seperti diketahui, pencarian mitra strategis untuk Jiwasraya Putra digadang-gadang dapat menjadi salah satu skema yang dipakai dalam penyehatan kondisi keuangan Jiwasraya.

Melalui skema ini, diharapkan akan mendatangkan dana segar untuk digunakan induk usaha dalam memenuhi kebutuhan likuiditasnya.

Selain mitra strategis, pemerintah dan manajemen baru Jiwasraya juga telah merancang skema lain mulai dari pembentukan holding asuransi hingga penerbitan produk reasuransi, yang diharapkan akan mendatangkan todal dana segara hingga sekitar Rp 8 triliun.

"Pemerintah dan manajemen baru akan terus menjaga amanah para nasabah. Semoga penyehatan bisa lebih cepat, mengingat proses ini perlu waktu, terima kasih kepada para pemegang polis yang berkenan untuk rejoin dan mohon untuk pemegang polis lainnya juga bisa bersabar," ujar Gatot.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X