Prospek UMKM Melambat, Ini yang Perlu Diperbaiki

Kompas.com - 17/11/2019, 14:04 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Prospek Usaha Mikro Kecil dan Menengan (UMKM) dinilai mengalami perlambatan. Hal ini disampaikan oleh Direktur Eksekutif Indef Enny Sri Hartati.

UMKM di Indonesia, menurut Enny, terbelenggu dengan ragam keterbatasan baik dari sisi SDM, akses permodalan, pengetahuan, informasi dan teknologi.

“Prospeknya kalau dibilang menurun itu mungkin terlalu negatif ya. Ini mungkin bisa dikatakan melambat, tumbuh tapi mengalami penurunan. Kalau biasanya UMKM bisa tumbuh 5 persen, sekarang dibawah 4 persen,” ujar Enny kepada Kompas.com, Jumat (15/11/2019).

Selain itu, Enny menilai bahwa hal ini hanya bisa ditanggulangi dengan intervensi pemerintah, dimana pemerintah harus berkomitmen dalam penyaluran kredit seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan sebagainya.

Penyaluran tersebut diharapkan bisa menyasar pada seluruh lapisan UMKM.

Baca juga: Diaspora Indonesia Jadi Potensi Besar Ekspor Produk UMKM

“KUR tidak pernah menyentuh pada usaha yang benar-benar mikro dan kecil. Secara pencatatan memang KUR masuk pada sektor UMKM, tapi UMKM yang mana? Sampai saat ini enggak ada UMKM kita yang naik kelas, karena problem struktural yang belum terselesaikan. UMKM hanya akan sekedear potensinya saja yang besar, tapi enggak mampu direalisasikan,” tambahnya.

Enny menjelaskan, pertumbuhan dan produktivitas UMKM menunjukkan penurunan karena kalah saing dengan barang impor yang murah dengan fasilitas langsung.

Misalkan saja mall atau supermarket yang memiliki tempat khusus untuk menjual barang impor bahkan dengan diskon tinggi. Ini akan semakin menyulitkan UMKM dalam bersaing.

Secara terpisah, Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki saat menggelar konferensi pers di Smesco akhir pekan ini menyebutkan, saat ini pemerintah fokus dengan tujuan pengembangan sektor UMKM. Ini terbukti dari rencana membuat one stop service bagi produk UMKM di kawasan Smesco.

Baca juga: Jajaki Pasar Internasional, Ini 5 Tantangan yang Harus Dihadapi UMKM

"Pembiayaan sudah disiapkan pemerintah dengan berbagai skema yang pasti yang akan menjadi pusat one stop services bagi UKM, nanti di sini sebagai tempat belajar, sharing eksperimen dan lainnya," kata Teten.

Selain itu, Teten juga akan berusaha mengoptimalisasi akurasi produk guna meningkatkan kualitas brand lokal. Caranya adalah dengan rutin menggelar konsultasi dari hulu ke hilir.

“Ini akan jadi tempat pusat konsultasi dari hulu ke hilir (bagi pelaku UKM. Saya sengaja minta masukan dari penggerak ekonomi sektor UKM karena mereka yang lebih tahu. Ini kami akan coba rumuskan ulang agar bisa dioptimalkan," jelasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Syarat dan Cara Daftar Rekrutmen Bersama BUMN 2022 Batch 2

Syarat dan Cara Daftar Rekrutmen Bersama BUMN 2022 Batch 2

Whats New
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, BP, Vivo per 1 Desember 2022

Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, BP, Vivo per 1 Desember 2022

Whats New
ATN Indonesia Mineral Jajaki Kerja Sama Bangun Pabrik Nikel untuk Baterai Kendaraan Listrik

ATN Indonesia Mineral Jajaki Kerja Sama Bangun Pabrik Nikel untuk Baterai Kendaraan Listrik

Whats New
Melesat 614,37 Persen, Medco Energi Bukukan Laba Bersih 400,93 Juta Dollar AS

Melesat 614,37 Persen, Medco Energi Bukukan Laba Bersih 400,93 Juta Dollar AS

Whats New
Bantuan 'Rombong Berkah', Dorong Warga Bangun UMKM untuk Keluar dari Kesulitan Ekonomi

Bantuan "Rombong Berkah", Dorong Warga Bangun UMKM untuk Keluar dari Kesulitan Ekonomi

Whats New
Internet Makin Dibutuhkan di Masa Pemulihan Ekonomi, Dorong Terciptanya Society 5.0

Internet Makin Dibutuhkan di Masa Pemulihan Ekonomi, Dorong Terciptanya Society 5.0

Whats New
Kembali Raih Prestasi, Sido Muncul Berhasil Menjadi Pemenang Terbaik 1 SDGs Action Award 2022

Kembali Raih Prestasi, Sido Muncul Berhasil Menjadi Pemenang Terbaik 1 SDGs Action Award 2022

BrandzView
KA Argo Parahyangan Bakal Di-Nonaktifkan, Jubir Luhut hingga Kemenhub Kompak Sebut Masih Dalam Pembahasan

KA Argo Parahyangan Bakal Di-Nonaktifkan, Jubir Luhut hingga Kemenhub Kompak Sebut Masih Dalam Pembahasan

Whats New
Bappenas Luncurkan Indeks Daya Saing Daerah Berkelanjutan, Ini Manfaatnya

Bappenas Luncurkan Indeks Daya Saing Daerah Berkelanjutan, Ini Manfaatnya

Whats New
BI Lakukan Penyesuaian Kegiatan Operasional Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2023

BI Lakukan Penyesuaian Kegiatan Operasional Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2023

Whats New
Kemenkop UKM Ungkap Klasifikasi KSP yang Berpotensi Jadi 'Open Loop' dalam RUU P2SK

Kemenkop UKM Ungkap Klasifikasi KSP yang Berpotensi Jadi "Open Loop" dalam RUU P2SK

Whats New
KemenkopUKM Usulkan Koperasi yang Menjalankan Usaha di Sektor Jasa Keuangan Diawasi OJK

KemenkopUKM Usulkan Koperasi yang Menjalankan Usaha di Sektor Jasa Keuangan Diawasi OJK

Whats New
IndiHome Targetkan Tambah 1,8 Juta Pelanggan di Tahun Depan, Begini Strateginya

IndiHome Targetkan Tambah 1,8 Juta Pelanggan di Tahun Depan, Begini Strateginya

Whats New
[Kompasianival 2022 Better Nation] Indonesia Jadi Tuan Rumah Ajang Olahraga, Siapkah?

[Kompasianival 2022 Better Nation] Indonesia Jadi Tuan Rumah Ajang Olahraga, Siapkah?

Rilis
Dorong UMKM Naik Kelas, Erick Thohir Bagikan NIB di Lampung

Dorong UMKM Naik Kelas, Erick Thohir Bagikan NIB di Lampung

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.