Kompas.com - 18/11/2019, 18:33 WIB
Honda mulai produksi Mobilio di pabrik kedua, Karawang, Jawa Barat, Rabu (15/1/2014). Aris FHHonda mulai produksi Mobilio di pabrik kedua, Karawang, Jawa Barat, Rabu (15/1/2014).

JAKARTA, KOMPAS.com – Imbas tahun politik 2019 ternyata berdampak pada lesunya bisnis industri otomotif dalam negeri.

Hal ini diungkapkan oleh Rahmat Samulo, Direktur Marketing PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) dalam acara Workshop Wartawan dan Industri Otomotif di Menara Astra Jakarta Pusat, Senin (18/11/2019).

“Kita coba bahas masalah market otomotif di mana saya tidak akan menyebutkan angka, tetapi tahun ini cenderung stagnan dan turun dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Rahmat.

Hal ini terlihat dari total penjualan penjualan ritel Isuzu tahun ini turun 0,6 persen pada angka 17.697 unit dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 17.796 unit.

Sepanjang tahun 2018 Isuzu mampu menjual seluruh produk dengan total 25.282 unit.

Baca juga: Ada Investor yang Akan Investasi 900 Juta Dollar AS di Sektor Otomotif

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selanjutnya, Rahmat juga memproyeksikan bahwa tahun 2020 bisnis industri otomotif akan tetap lesu.

Hal ini mengingat belum ada indikasi yang membuat pasar industri otomotif membaik di tahun depan.

“Kalau bicara tahun depan saya juga belum melihat adanya indikasi yang membuat pasar otomotif komersial akan membaik di tahun depan,” ungkap Rahmat.

Meski demikian, hal ini bukan menjadi penghambat bagi Rahmat, karena menurutnya target bukan hanya kepada penjualan mobil, melainkan bagaimana alat tersebut bisa berguna bagi customer.

“Yang penting bagi kita adalah bagaimana customer loyal dan berkembang dengan usahanya. Nah, kalau mereka berkembang, maka penjualan kita juga otomatis akan mengikuti,” ungkapnya.

Baca juga: Pabrik Robot Denmark Incar Pasar Industri Perakitan Otomotif Nasional

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelamar CPNS Tak Lolos Passing Grade, BKN: Jangan Patah Semangat

Pelamar CPNS Tak Lolos Passing Grade, BKN: Jangan Patah Semangat

Work Smart
Ditinjau Menhub, Ini Penyesuaian Jalur KRL di Stasiun Manggarai

Ditinjau Menhub, Ini Penyesuaian Jalur KRL di Stasiun Manggarai

Whats New
Kementan Pastikan Stok Jagung Aman, Capai 2,75 Juta Ton hingga 20 September 2021

Kementan Pastikan Stok Jagung Aman, Capai 2,75 Juta Ton hingga 20 September 2021

Whats New
 Syarat Setoran Awal dan Cara Buka Rekening BNI Online

Syarat Setoran Awal dan Cara Buka Rekening BNI Online

Spend Smart
Menhub: Jalur Layang di Stasiun Manggarai Bisa Buat Perjalanan KRL Semakin Efisien

Menhub: Jalur Layang di Stasiun Manggarai Bisa Buat Perjalanan KRL Semakin Efisien

Whats New
Penerimaan Cukai Hasil Tembakau Naik 17,8 Persen Pada Agustus 2021

Penerimaan Cukai Hasil Tembakau Naik 17,8 Persen Pada Agustus 2021

Whats New
Traveloka-Garuda Tawarkan Promo Tiket Pesawat, Diskon Hingga 38 Persen

Traveloka-Garuda Tawarkan Promo Tiket Pesawat, Diskon Hingga 38 Persen

Rilis
Cara Isi Saldo LinkAja Lewat Alfamart, ATM BRI, dan Bank Mandiri

Cara Isi Saldo LinkAja Lewat Alfamart, ATM BRI, dan Bank Mandiri

Spend Smart
Dekat Jembatan Merah Youtefa, Intip Penampakan Arena Dayung PON Papua

Dekat Jembatan Merah Youtefa, Intip Penampakan Arena Dayung PON Papua

Whats New
4 Sektor Usaha Ini Berpotensi Jadi Penyumbang Shortfall Tahun 2021

4 Sektor Usaha Ini Berpotensi Jadi Penyumbang Shortfall Tahun 2021

Whats New
Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online, Tanpa Perlu ke Kantor Cabang

Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online, Tanpa Perlu ke Kantor Cabang

Whats New
Kembangkan Semen Ramah Lingkungan, Produsen Semen Merah Putih Gandeng GRP

Kembangkan Semen Ramah Lingkungan, Produsen Semen Merah Putih Gandeng GRP

Whats New
Ini Dampak Krisis Evergrande Bagi China, AS, hingga Eropa

Ini Dampak Krisis Evergrande Bagi China, AS, hingga Eropa

Whats New
Pandemi Covid-19, Perumnas Gelar Akad KPR Secara Drive Thru

Pandemi Covid-19, Perumnas Gelar Akad KPR Secara Drive Thru

Rilis
Masa Puncak Panen Tiba, Kementan Pastikan Stok Jagung Cukup Untuk 3 Bulan ke Depan

Masa Puncak Panen Tiba, Kementan Pastikan Stok Jagung Cukup Untuk 3 Bulan ke Depan

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.