Kuartal III-2019, CNAF Raup Laba Rp 228,4 Miliar

Kompas.com - 19/11/2019, 13:48 WIB
Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman memaparkan realisasi penyaluran pembiayaan CNAF per September 2019 di Jakarta, Selasa (15/10/2019). KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYAPresiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman memaparkan realisasi penyaluran pembiayaan CNAF per September 2019 di Jakarta, Selasa (15/10/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Cimb Niaga Auto Finance (CNAF) mencatatkan laba sebelum pajak sebesar atau profit before tax (PBT) Rp 228,4 miliar per 30 September 2019 (kuartal III-2019).

Laba tersebut menghasilkan return on asset (ROA) menjadi 10, 78 persen, naik 105 basis poin (bps) dari 9,73 persen. Seiring dengan peningkatan ROA, return on equity (ROE) CNAF mencapai 14,40 persen per akhir September 2019.

Pertumbuhan laba juga berpengaruh pada pertumbuhan aset. CNAF mencatat, perolehan aset hingga kuartal III-2019 sebesar Rp 3,3 triliun. Angka itu naik sebesar 14,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2018 sebesar Rp 2,9 triliun.

Baca juga: Awasi Pejabat BUMN, Erick Thohir Akan Hadirkan Jabatan Irjen

Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan, pertumbuhan aset didukung oleh penyaluran pembiayaan yang mengutamakan prinsip kehati-hatian.

Realisasi penyaluran pembiayaan sebesar Rp 2,45 triliun per 30 September 2019, naik signifikan 93,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2018 sebesar Rp 1,27 triliun.

"Kami tetap mengedepankan asas kehati-hatian dan mengutamakan kualitas pembiayaan sehingga dapat menjaga rasio kredit bermasalah atau Non Performing Financing (NPF) pada level 0,78 persen, atau berada di bawah rata-rata NPF industri," kata Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman, Selasa (19/11/2019).

Baca juga: Kalahkan Vietnam, Apa Saja Jurus Bahlil Lahadalia?

Dia pun yakin, pertumbuhan-pertumbuhan itu membuatnya optimis mencapai target tahun 2019.

"Karena pertumbuhan-pertumbuhan itu, kami optimis dapat mencapai target tahun 2019 dengan terus mengembangkan inisiatif bisnis melalui diversifikasi channel akuisisi," tegasnya.

Tak hanya itu, pihaknya akan memperkuat penanganan portofolio melalui penerapan sejumlah strategi, salah satunya menjalankan program anti-attrition dan penerapan risk based pricing.

“Untuk menjawab tantangan kompetisi di masa depan, kami juga fokus melakukan inovasi pada layanan digitalisasi. Saat ini, kami tengah menyiapkan peluncuran transaksi pembiayaan berbasis digital platform guna mempermudah kebutuhan nasabah dan dealer rekanan CNAF,” pungkas Ristiawan.

Baca juga: Pengamat: Penolakan Ahok Jadi Dirut Pertamina Sangat Politis

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X