[POPULER MONEY] Top 5 Formasi CPNS 2019 | Penolakan Ahok Sangat Politis

Kompas.com - 20/11/2019, 05:00 WIB
Peserta mengikuti ujian seleksi calon pegawai negeri sipil Kementerian Kelautan dan Perikanan, di Jakarta, Senin (9/10/2017). Profesi PNS tidak menjadi pilihan pertama mayoritas anak muda yang kini masih berstatus mahasiswa. KOMPAS/TOTOK WIJAYANTOPeserta mengikuti ujian seleksi calon pegawai negeri sipil Kementerian Kelautan dan Perikanan, di Jakarta, Senin (9/10/2017). Profesi PNS tidak menjadi pilihan pertama mayoritas anak muda yang kini masih berstatus mahasiswa.

JAKARTA, KOMPAS.com - Informasi seputar penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 masih mendapatkan perhatian publik. Bahkan artikel seputar CPNS 2019 kembali menjadi yang terpopuler di Money Kompas.com sepanjang Selasa (19/11/2019).

Kali ini berita CPNS 2019 yang paling banyak dibaca yakni top 5 instansi dengan jumlah pelamar terbanyak. Artikel ini bisa unggul dari artikel penolakan Ahok masuk BUMN yang dinilai politis. 

Berikut 5 berita terpopuler Money kemarin:

1. 3 Juta Peserta CPNS Sudah Buat Akun, Ini 5 Formasi yang Paling Banyak Dipilih

Penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 tahun ini direspons positif oleh semua lapisan masyarakat Indonesia. Sejak pembukaan pendaftaran, situs web http://sscasn.bkn.co.id diserbu ribuan pendaftar.

Baca juga: Tarif Listrik Pelanggan 900 VA Naik Awal 2020, Ini Kata Luhut

Adapun jumlah peserta CPNS yang sudah membuat akun hingga Senin (18/11/2019) berjumlah 3.048.190 orang pelamar. Sementara pelamar yang sudah mengisi formulir berjumlah 1.110.622 pelamar dan yang sudah submit ada 485.006 pelamar.

Lantas formasi mana saja yang paling banyak dipilih? Baca selengkapnya di sini.

2. Pengamat: Penolakan Ahok Jadi Dirut Pertamina Sangat Politis

Peneliti Alpha Research Database Indonesia, Ferdy Hasiman menilai Menteri BUMN Erick Thohir tak perlu risau dengan adanya penolakan terhadap Basuki Tjahaja Purnama dari serikat pekerja Pertamina.

Menurut dia, Serikat Pekerja tidak memiliki yang alasan masuk akal menolak Ahok menjadi Direktur Utama atau Komisaris Utama Pertamina. Penolakan itu lebih karena alasan politis dan takut jika Ahok akan bersih-bersih di Pertamina. Baca selengkapnya di sini.

Baca juga: BPJS Kesehatan Targetkan Semua RS Punya Sistem Antrean Online Pada 2020

 

3. Hampir Sebulan Jadi Menteri KKP, Apa Beda Edhy Prabowo dengan Susi?

Hampir sebulan Mantan Ketua Komisi IV DPR RI Edhy Prabowo menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) menggantikan menteri sebelumnya, Susi Pudjiastuti.

Menjadi menteri setelah Susi yang terobosannya kerap nyentrik membuatnya jadi salah satu yang disorot publik. Lantas apa beda Susi dan Edhy Prabowo? Baca selengkapnya di sini.

4. Sebulan Menjabat, Erick Thohir Bongkar Pasang Pejabat BUMN

Hampir satu bulan menjabat, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bergerak cepat. Ia membongkar pasang jabatan yang ada di lingkungan kerjanya maupun perseroan.

Baca juga: Menteri ESDM: Kenaikan Tarif Listrik Awal 2020 Kan Enggak Banyak...

Tugas dia dimulai dengan memanggil beberapa kandidat yang bakal mengisi jabatan vital di perseroan milik BUMN. Namun gebrakan Erick tak sampai di situ. Apa saja gebrakannya? baca selangkapnya di sini.

5. Kelola Rp 8.200 Triliun, Erick Thohir: Saya Perlu Teamwork yang Kompak

Menteri BUMN Erick Thohir mulai menjalankan misi Presiden Joko Widodo mengenai penciptaan birokrasi yang efektif dan efisien. Hal ini dilakukan dengan perombakan jajaran pejabat di Kementerian BUMN.

Erick mengatakan membutuhkan teamwork yang kompak di Kementerian BUMN. Apalagi dana aset yang dikelola BUMN mencapai Rp 8.200 triliun. Baca selangkapnya di sini.

Baca juga: Ingin Menabung Setiap Hari? Simak 8 Cara Mudahnya

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X