Genjot Volume Dagang, Ini 5 Komoditas Ekspor Andalan Indonesia ke AS

Kompas.com - 21/11/2019, 15:19 WIB
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdaganganya Arlinda saat memberi sambutan di ICE BSD, Tangerang Selatan, Rabu (19/9/2018). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMADirektur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdaganganya Arlinda saat memberi sambutan di ICE BSD, Tangerang Selatan, Rabu (19/9/2018).
Penulis Mutia Fauzia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat (AS) sepakat untuk bisa meningkatkan volume perdagangan kedua negara hingga 60 miliar dollar AS dalam lima tahun ke depan.

Untuk bisa mencapai target tersebut, pemerintah Indonesia pun telah menentukan beberapa komoditas utama yang bakal menjadi andalah ekspor Indonesia ke Amerika Serikat.

"Kedua belah pihak sepakat meningkatkan perdagangan kedua negara jadi 60 miliar dollar AS dan sudah ada beberapa produk yang kami tentukan, kami sebutnya five seven five," ujar Staf Ahli Bidang Hubungan Internasional Kementerian Perdagangan Arlinda ketika ditemui di Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Baca juga: Ini Target Konsumsi Ikan Nasional Menteri KKP Edhy Prabowo

Arlinda menjelaskan, five seven five yakni 5 produk utama yang akan kembali ditingkatkan volume ekspornya, 7 produk potensial untuk ditingkatkan ekspor, dan 5 lainnya merupakan produk strategis yang volume ekspornya masih kecil ke Amerika Serikat.

Untuk lima produk ekspor andalan Indonesia ke Amerika Serikat yang bakal ditingkatkan kembali kontribusinya adalah produk pakaian, hasil karet, alas kaki, produk elektronik dan furnitur.

Dia mengatakan, saat ini perdagangan Indonesia surplus di kisaran 30 miliar dollar AS terhadap Amerika Serikat.

Baca juga: Jokowi Kembalikan Seluruh Perizinan Investasi ke BKPM, Menteri Harus Cabut 40 Aturan

Dengan ditingkatkannya volume perdagangan Indonesia terhadap AS dua kali lipat, maka surplus perdagangan RI terhadap AS diharapkan akan berlipat ganda.

"Sebenarnya kita surplus juga sama mereka (Amerika Serikat), kalau sekarang kita (surplus) 30 miliar dollar AS. Kalau misal kita bisa double artinya bisa tingkatkan menjadi 60 miliar dollar AS. Itu kemarin waktu Wilbur Ross (Mendag AS) ke sini sudah diungkapkan," ujar dia.

Baca juga: Investasi AS di Indonesia Disebut Tembus 36 Miliar Dollar AS

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X