Industri Baru Dongkrak Kenaikan Gaji Profesional hingga 30 Persen

Kompas.com - 21/11/2019, 17:09 WIB
Country Manager Robert Walters Indonesia, Eric Mary (kiri) saat mengemukakan hasil survei di Jakarta, Rabu (30/10/2019). KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYACountry Manager Robert Walters Indonesia, Eric Mary (kiri) saat mengemukakan hasil survei di Jakarta, Rabu (30/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Perkembangan pesat ekonomi digital di Indonesia mendorong tingginya permintaan akan talenta digital dan mempengaruhi gaji serta ekspektasi rekrutmen pada tahun 2020.

Berdasarkan penelitian dari konsultan rekrutmen Robert Walters untuk tahun 2020, perusahaan-perusahaan di Indonesia banyak melirik tenaga kerja di bidang digital teknologi.

Hal itu berbanding lurus dengan tingginya pertumbuhan perusahaan startup di Indonesia, membuat teknologi digital membutuhkan jumlah armada yang cukup banyak. Bahkan perusahaan cenderung akan memberikan peningkatan gaji yang menjanjikan bagi professional yang berpindah kerja dengan kualifikasi yang memadai

“Tingginya pertumbuhan startup dalam berbagai sektor, serta tumbuhnya industri baru mendorong kenaikan gaji antara 15 persen hingga 30 persen bagi profesional yang berpindah kerja di tahun 2020,” ungkap Eric Mary, Country Manager Robert Walters Indonesia saat ditemui di World Trade Center Jakarta Pusat, Kamis (21/11/2019).

Baca juga: 5 Tips Negosiasi Gaji Tinggi yang Tepat

Pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia mengalami perkembangan yang sangat pesat hingga memicu perusahaan untuk mempercepat transformasi digitalnya dalam rangka mendukung kesuksesan bisnis mereka.

Berdasarkan laporan terbaru dari Google dan Temasek dalam e-Conomy SEA 2019, ekonomi digital di Indonesia bertumbuh 40 miliar dollar AS atau lima kali lipat lebih tinggi dibandingkan tahun 2015 sebesar 8 miliar dollar AS.

Ini sekaligus membuat Indonesia menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi yang paling pesat dalam lima tahun terakhir di kawasan Asia Tenggara. Peningkatan ekonomi ini juga didorong oleh digitalisasi yang menciptakan permintaan tinggi akan pekerja-pekerja di sektor digital termasuk para manajer dengan keterampilan “hybrid” pada tahun 2020.

“Di Indonesia, digitalisasi yang terus terjadi ini akan menjadi faktor utama dalam penentuan strategi perekrutan. Permintaan akan profesional yang menguasai teknologi, manajer dengan keterampilan hybrid dan talenta dengan pengetahuan dan pemahaman yang baik tentang budaya dan pola pikir global maupun lokal, akan terus naik," ungkapnya.

Baca juga: Rahasia di Balik Gaji CEO yang Nominalnya Bikin Iri

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X