Kompas.com - 21/11/2019, 18:04 WIB
Ilustrasi rupiah Thinkstockphotos.comIlustrasi rupiah

JAKARTA, KOMPAS.com - Kurs rupiah pada penutupan spot Kamis sore (21/11/2019) melemah 37,7 poin atau 0,61 persen pada level Rp 6.117,36 per dollar AS.

Namun, pelemahan rupiah tidak dipicu oleh hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia.

Hasil RDG siang tadi memutuskan bahwa BI tidak menurunkan atau menaikkan suku bunganya seperti proyeksi beberapa analis. BI masih mempertahankan suku bunganya pada kisaran 5 persen.

Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan bahwa sejauh ini pelemahan rupiah tidak dipengaruhi oleh intervensi BI.

"Kalau dilihat, rupiah melemah karena memang tren mata uang regional melemah dan ini bukan efek dari BI. Di sektor regional (Asia) pergerakan mata uang juga bervariasi," kata Lana kepada Kompas.com.

Baca juga: Pelemahan Rupiah Terdorong Sentimen Suku Bunga Acuan BI

Lana menyebut bahwa dengan suku bunga BI tetap maka akan berdampak baik bagi nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, dimana rupiah akan mempertahankan nilainya paling tidak sampai akhir pekan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau BI tidak menurunkan suku bunganya, itu akan sangat bagus dimana rupiah bisa terjaga sampai akhir pekan," jelas Lana.

Di sisi lain, Ekonom Bank Permata Josua Pardede menyebutkan bahwa pelemahan rupiah terdorong oleh sentimen eksternal, dimana rencana kesepakatan dagang berpotensi gagal lagi usai Senat AS meloloskan RUU untuk mendukung protes Hong Kong.

"China mengancam akan melakukan tindakan balasan (terkait dukungan AS ke Hong Kong) dan meminta AS untuk menghentikan RUU tersebut menjadi undang-undang, karena ini dapat berdampak pada pembicaraan perdagangan antara kedua negara," jelas Josua.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Website Template CV Lamaran Kerja Gratis yang Bisa Kamu Edit

5 Website Template CV Lamaran Kerja Gratis yang Bisa Kamu Edit

Work Smart
Intip Nilai Tukar Rupiah di Empat Bank Papan Atas Nasional

Intip Nilai Tukar Rupiah di Empat Bank Papan Atas Nasional

Whats New
Kata Hansel Davest Indonesia Soal Lonjakan Harga Saham

Kata Hansel Davest Indonesia Soal Lonjakan Harga Saham

Whats New
Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Spend Smart
Berawal dari Kekhawatiran, 2 Startup Ini Kembangkan Produk untuk Berdayakan UMKM Indonesia

Berawal dari Kekhawatiran, 2 Startup Ini Kembangkan Produk untuk Berdayakan UMKM Indonesia

Work Smart
AS, Filipina, dan India Sumbang Surplus Neraca Perdagangan RI pada Mei 2021

AS, Filipina, dan India Sumbang Surplus Neraca Perdagangan RI pada Mei 2021

Whats New
Turun Rp 12.000, Simak Rincian Harga Emas Batangan Antam Hari Ini

Turun Rp 12.000, Simak Rincian Harga Emas Batangan Antam Hari Ini

Whats New
Bisnis Konvensional Perlu Beradaptasi dengan Digital, Ini Alasannya

Bisnis Konvensional Perlu Beradaptasi dengan Digital, Ini Alasannya

Rilis
Menangkal Ancaman Masa Depan Bisnis Penerbangan Indonesia

Menangkal Ancaman Masa Depan Bisnis Penerbangan Indonesia

Whats New
Gara-gara Sinyal The Fed, Dana Rp 144 Triliun Kabur dari Negara Berkembang Asia

Gara-gara Sinyal The Fed, Dana Rp 144 Triliun Kabur dari Negara Berkembang Asia

Whats New
Sejarah Coca-Cola, Bermula dari Minuman Obat Racikan Apoteker

Sejarah Coca-Cola, Bermula dari Minuman Obat Racikan Apoteker

Whats New
Manajemen BATA Tepis Isu PHK Besar-Besaran hingga Kembali Tutupnya Gerai

Manajemen BATA Tepis Isu PHK Besar-Besaran hingga Kembali Tutupnya Gerai

Whats New
Wall Street Melemah Terseret Proyeksi The Fed atas Kenaikan Suku Bunga 2023

Wall Street Melemah Terseret Proyeksi The Fed atas Kenaikan Suku Bunga 2023

Whats New
Ini Strategi BNI Genjot Penyaluran Kredit di Masa Pandemi

Ini Strategi BNI Genjot Penyaluran Kredit di Masa Pandemi

Whats New
[POPULER MONEY] Rekrutmen ASN Sebelum 30 Juni | Kapitalisasi Pasar Coca-Cola Menguap Rp 56,8 Triliun

[POPULER MONEY] Rekrutmen ASN Sebelum 30 Juni | Kapitalisasi Pasar Coca-Cola Menguap Rp 56,8 Triliun

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X