Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Warren Buffett Sebut Bitcoin Sama dengan Racun Tikus

Kompas.com - 26/11/2019, 10:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Warren Buffett, CEO Berkshire Hathaway, sangat bearish terhadap bitcoin selama bertahun-tahun.

Dia sering membandingkan mata uang kripto dengan emas, mengatakan bahwa kedua aset itu sangat spekulatif dan tidak menghasilkan pendapatan dan dividen seperti halnya saham.

Dalam wawancaranya dengan CNBC pada Mei 2018 lalu, Buffett mengatakan bahwa bitcoin adalah "racun tikus".

Selama pertemuan itu sendiri, Buffett bercanda bahwa "jika Anda telah membeli emas pada zaman Kristus dan Anda menghitung suku bunga majemuk di atasnya, itu hanya persepuluh persen."

Baca juga: Tak Punya Dana Pensiun? Ini Tips Jitu dari Warren Buffett untuk Simpanan Hari Tua

Apa yang dikatakan Buffett tentang bitcoin adalah bahwa Anda dapat membelinya, tetapi itu tidak akan pernah menghasilkan sesuatu yang bernilai.

Dia juga menanggapi pertanyaan dari audiens tentang bitcoin dengan mengatakan bahwa bitcoin dan mata uang digital lainnya "akan berakhir buruk."

Wakil Pimpinan Berkshire dan tangan kanan Buffett, Charlie Munger, bahkan mengungkapkan hal yang lebih blak-blakan tentang bitcoin.

"Aku suka cryptocurrency jauh lebih sedikit daripada Anda," kata Munger kepada Buffett. "Bagi saya, itu hanya demensia. Sepertinya ada orang lain yang memperdagangkan rumput dan Anda memutuskan tidak bisa ditinggalkan."

Munger juga menyebut bitcoin sebagai racun. Pada pertemuan pemegang saham The Daily Journal (DJCO), penerbit surat kabar di Los Angeles di mana Munger menjabat sebagai ketua, ia menyebutnya "berbahaya."

Baca juga: Pesan Penting Warren Buffett untuk Anak Muda, Apa Itu?

Buffett dan Munger sepertinya salah. Buffett pertama kali menyebut bitcoin sebagai "fatamorgana" pada tahun 2014. Saat itu harga bitcoin diperdagangkan sekitar 600 dollar AS. Nah, kini harganya sudah melejit hingga beberapa kali lipat.

Itu sebabnya beberapa ahli cryptocurrency berpikir bahwa investor harus mengabaikan pendapat merendahkan yang terus berulang oleh Buffett dan Munger terkait bitcoin. (Barratut Taqiyyah Rafie)

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Warren Buffett: Bitcoin itu sama dengan racun tikus

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Segera Daftar, PT Pegadaian Masih Buka Lowongan Kerja

Segera Daftar, PT Pegadaian Masih Buka Lowongan Kerja

Work Smart
IHSG Diproyeksi Tertekan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Diproyeksi Tertekan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Investor Asing Kembali Catat 'Net Buy', Ini Saham-saham yang Paling Diminati

Investor Asing Kembali Catat "Net Buy", Ini Saham-saham yang Paling Diminati

Earn Smart
Pesawat Susi Air Dibakar KKB, Lapangan Terbang Paro di Nduga Ditutup Sementara

Pesawat Susi Air Dibakar KKB, Lapangan Terbang Paro di Nduga Ditutup Sementara

Whats New
Gaji UMK atau UMR Lamongan 2023 Terbaru

Gaji UMK atau UMR Lamongan 2023 Terbaru

Work Smart
Saldo Kurang Saat Bayar Tol MLFF, Pengendara Diberikan Waktu 2 Jam untuk 'Top Up'

Saldo Kurang Saat Bayar Tol MLFF, Pengendara Diberikan Waktu 2 Jam untuk "Top Up"

Whats New
Info Gaji UMK atau UMR Banyuwangi Tahun 2023 Terbaru

Info Gaji UMK atau UMR Banyuwangi Tahun 2023 Terbaru

Work Smart
Bandingkan Defisit APBN RI dengan Negara Maju, Kemenkeu: Cukup Baik

Bandingkan Defisit APBN RI dengan Negara Maju, Kemenkeu: Cukup Baik

Whats New
Mendag Bikin Aturan: Beli MinyaKita Maksimal 10 Liter, Harus Pakai KTP

Mendag Bikin Aturan: Beli MinyaKita Maksimal 10 Liter, Harus Pakai KTP

Whats New
Pembangunan Dilanjutkan, LRT Jakarta Akan Terhubung ke Manggarai, MRT Bakal sampai Bekasi

Pembangunan Dilanjutkan, LRT Jakarta Akan Terhubung ke Manggarai, MRT Bakal sampai Bekasi

Whats New
Menhub: LRT Velodrome-Manggarai Ditargetkan Rampung di September 2024

Menhub: LRT Velodrome-Manggarai Ditargetkan Rampung di September 2024

Whats New
3 Strategi Kemenperin Kejar Target Transaksi Belanja Produk Dalam Negeri Rp 250 Triliun

3 Strategi Kemenperin Kejar Target Transaksi Belanja Produk Dalam Negeri Rp 250 Triliun

Rilis
KLHK Luncurkan Amdalnet untuk Permudah Perizinan Lingkungan

KLHK Luncurkan Amdalnet untuk Permudah Perizinan Lingkungan

Whats New
Bappenas: Pertumbuhan Ekonomi Tak Berbanding Lurus dengan Penurunan Kemiskinan karena Disrupsi Pekerjaan Pasca Pandemi

Bappenas: Pertumbuhan Ekonomi Tak Berbanding Lurus dengan Penurunan Kemiskinan karena Disrupsi Pekerjaan Pasca Pandemi

Whats New
Kemenhub Alokasikan Anggaran Rp 774 Miliar untuk Subsidi Angkutan Perintis 2023

Kemenhub Alokasikan Anggaran Rp 774 Miliar untuk Subsidi Angkutan Perintis 2023

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+