Kesedihan Erick Thohir atas Meninggalnya Ciputra...

Kompas.com - 27/11/2019, 15:35 WIB
Menteri BUMN, Erick Thohir sebelum pelantikan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden RI Joko Widodo mengumumkan dan melantik Menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju serta pejabat setingkat menteri. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOMenteri BUMN, Erick Thohir sebelum pelantikan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden RI Joko Widodo mengumumkan dan melantik Menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju serta pejabat setingkat menteri.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan rasa kesedihannya saat mendengar kabar soal meninggalnya pendiri sekaligus pemilik Ciputra Group, Ciputra atau Tjie Tjin Hoan.

Bagi mantan pemilik klub sepak bola Inter Milan itu, Ciputra merupakan salah satu tokoh di industri properti Indonesia.

“Saya turut berduka cita atas berpulangnya Bapak Ciputra, tokoh Properti Indonesia yang telah menghasilkan sejumlah karya bagi dunia properti,” ujar Erick dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/11/2019).

Baca juga: Mengenang Ciputra, Pengusaha Sukses yang Memulai Usaha dari Garasi

Ciputra adalah tokoh yang turut membangun fondasi dunia properti di Indonesia, termasuk juga memulai pembangunan proyek reklamasi skala jumbo bertajuk Taman Impian Jaya Ancol pada 1966. Selain itu dia adalah pemegang Satya Lencana Pembangunan.

“Semoga amal dan ibadah Pak Ci dilipatgandakan yang Maha Kuasa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran,” kata Erick.

Pengusaha properti sekaligus konglomerat kenamaan Indonesia, Ciputra telah berpulang. Ciputra atau Tjie Tjin Hoan meninggal dunia di Singapura pada Rabu (27/11/2019) di usianya yang ke 88 tahun.

Ciputra merupakan pengusaha RI yang masuk dalam jajaran orang terkaya di Indonesia.

Dikutip dari Forbes, keluarga Ciputra masuk dalam daftar orang terkaya 2018 di posisi ke 27. Saat ini, nilai kekayaan Ciputra tercatat mencapai 1,3 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 18,3 triliun (kurs: Rp 14.000).

Baca juga: Ketua Apindo: Pengusaha Properti Ciputra Meninggal Dunia di Singapura



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X