Bicara KUR, Dirut BRI Berdebat Keras dengan Anggota DPR

Kompas.com - 27/11/2019, 16:28 WIB
Ilustrasi: Komisi XI DPR KOMPAS.com/RIDWAN AJI PITOKOIlustrasi: Komisi XI DPR

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Perserp) Tbk (KOMPAS100: BBRI) diketahui tengah melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi XI DPR RI hari ini, Rabu (27/11/2019).

Adapun salah satu isu yang menjadi sorotan dalam rapat tersebut mengenai realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan rencana perseroan ke depan dalam melaksanakan mandat dari negara tersebut.

Namun, ketika Direktur Utama BRI Sunarso memberi paparan mengenai penyaluran KUR serta strategi perseroan ke depan, terjadi perselisihan pendapat antara dirinya dengan Anggota Komisi XI DPR fraksi Partai Demokrat Vera Febyanthy.

Pasalnya, Vera tak terima jika penyaluran KUR dianggap sebagai beban oleh perusahaan.

"Pembiayaan cost ya tinggi. Berarti punya beban terhadap legacy atau pun program pemerintah. Bapak terbebani program KUR. Nggak boleh, Pak. Bapak jangan katakan seperti itu," ujar Vera dengan nada tinggi.

Baca juga : Plafon Penyaluran KUR BRI Tahun Depan Rp 120 Triliun

Sunarso pun sedikit meninggikan suaranya ketika menanggapi Vera yang sempat menyela paparan yang dia berikan.

"Saya nggak mengatakan itu (penyaluran KUR sebagai beban). Ini adalah fakta, bahwa pembiayaan itu harus diatasi. Kita harus atasi. Bukan kita merasa terbebani, kita harus atasi," ujar dia.

Tak terima dengan pembebalaan Sunarso, Vera kembali mengambil alih pembicaraan. Dia pun mengatakan, tidak seharusnya Sunarso menginterupsi dia ketika mengutarakan pendapat.

Dia masih kukuh dengan pendapatnya bahwa BRI merasa terbebani dengan tugas sebagai penyalur KUR terbesar.

"Saya belum selesai. Saya yang ngomong dia interupsi. Nggak boleh Bapak bicara seperti itu. Ruhnya BRI kan menyalurkan KUR. Kalau beban, Bapak pindah aja jadi bank penyalur infrastruktur. Jangan seperti itu," ujar Vera.

Sebelumnya, Sunarso memaparkan bahwa perusahaan tengah melakukan transformasi bisnis inti perusahaan ke ranah digital. Pasalnya, dengan wilayah RI yang luas, dalam menyalurkan KUR membutuhkan ongkos yang besar.

Dengan digitalisasi harapannya BRI bisa menekan biaya, baik dari segi pengendalian risiko dan sumber daya manusia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Daftar Agen JNE yang Tetap Buka 24 Jam di Libur Lebaran

Ini Daftar Agen JNE yang Tetap Buka 24 Jam di Libur Lebaran

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Puasa Terakhir, Ini Aneka Hidangan untuk Berbuka yang Bisa Dicoba

[KURASI KOMPASIANA] Puasa Terakhir, Ini Aneka Hidangan untuk Berbuka yang Bisa Dicoba

Rilis
DPR: Jangan Sampai Perusahaan Pura-pura Tidak Mampu Bayar THR

DPR: Jangan Sampai Perusahaan Pura-pura Tidak Mampu Bayar THR

Whats New
 Layanan KRL dan KA Lokal Tetap Beroperasi Saat Libur Lebaran, Simak Perubahannya

Layanan KRL dan KA Lokal Tetap Beroperasi Saat Libur Lebaran, Simak Perubahannya

Whats New
Bakal Merugi, Pengusaha Tolak Kebijakan Tutup Mal Selama Lebaran

Bakal Merugi, Pengusaha Tolak Kebijakan Tutup Mal Selama Lebaran

Whats New
Sarinah Go Global, Produk UMKM Bakal Mengisi 100 Gerai Bebas Bea

Sarinah Go Global, Produk UMKM Bakal Mengisi 100 Gerai Bebas Bea

Whats New
KKP Mulai Penyidikan Dua Kapal Berbendera Malaysia Yang Diduga Lakukan Ilegal Fishing di Selat Malaka

KKP Mulai Penyidikan Dua Kapal Berbendera Malaysia Yang Diduga Lakukan Ilegal Fishing di Selat Malaka

Whats New
Daripada Tarif PPN Naik, Pemerintah Dianggap Lebih Baik Naikkan Cukai Alkohol dan Rokok

Daripada Tarif PPN Naik, Pemerintah Dianggap Lebih Baik Naikkan Cukai Alkohol dan Rokok

Whats New
Sandiaga Uno Minta Pengelola Mall dan Restoran Patuhi Protokol CHSE

Sandiaga Uno Minta Pengelola Mall dan Restoran Patuhi Protokol CHSE

Whats New
Ekonom Perkirakan Dampak Kenaikan PPN Bisa Dorong Inflasi Jadi 3-4 Persen

Ekonom Perkirakan Dampak Kenaikan PPN Bisa Dorong Inflasi Jadi 3-4 Persen

Whats New
462.560 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek via Tol pada 6-12 Mei 2021

462.560 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek via Tol pada 6-12 Mei 2021

Whats New
PT Vale Indonesia Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi dan Syaratnya

PT Vale Indonesia Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi dan Syaratnya

Whats New
Ada Larangan Mudik, Omzet Penjualan di Rest Area Turun hingga 95 Persen

Ada Larangan Mudik, Omzet Penjualan di Rest Area Turun hingga 95 Persen

Whats New
Mudik Dilarang, Pusat Perbelanjaan Diramal Padat Pengunjung pada H+1 Lebaran

Mudik Dilarang, Pusat Perbelanjaan Diramal Padat Pengunjung pada H+1 Lebaran

Whats New
Kliring Berjangka Buka Lowongan untuk S1 Berbagai Jurusan, Ini Posisi yang Ditawarkan

Kliring Berjangka Buka Lowongan untuk S1 Berbagai Jurusan, Ini Posisi yang Ditawarkan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X