Bertemu Sri Mulyani, Nadiem Salah Tingkah...

Kompas.com - 28/11/2019, 12:32 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim ketika memberi paparan dalam KOMPAS100 CEO Forum di Jakarta, Kamis (28/11/2019). KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIAMenteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim ketika memberi paparan dalam KOMPAS100 CEO Forum di Jakarta, Kamis (28/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pendidikan Nadiem Makarim dipertemukan dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam acara KOMPAS100 CEO Forum di Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Nadiem yang lebih dahulu menghadiri acara pun memberi paparan mengenai pendidikan sumber daya manusia (SDM) dan revolusi industri ke depan.

Menurut dia, satu hal yang pasti agar SDM Indonesia bisa kompetitif dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan dengan melakukan inovasi. Pasalnya, ke depan, inovasi merupakan kebutuhan dasar pergerakan ekonomi dunia.

Baca juga : Sri Mulyani Merasa Resah Ada Nadiem di Kabinet, Mengapa?

"Jadinya kalau bicara inovasi bukan konseptual, inovasi merupakan kebutuhan dasar perekonomian dunia. Kalau enggak terjadi, maka ada dua kemungkinan; satu, organisasinya jadi tidak relevan; dan dua, inovasinya jadi salah sasaran," ujar dia.

Salah tingkah

Di tengah-tengah paparannya tersebut, Sri Mulyani pun hadir. Nadiem dari atas panggung langsung menyapa Sri Mulyani.

Yang menarik, dirinya sedikit salah tingkah. Sehingga, alih-alih menyebutkan selamat pagi karena saat itu masih pukul 10.00 WIB, Nadiem justru mengucap selamat siang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Selamat siang Bu, eh seharusnya selamat pagi ya. Tapi kayaknya kok sudah lama," ujar dia sembari disambut tawa peserta acara.

Seusai Nadiem memberikan paparan, kemudian Sri Mulyani meminta maaf karena hadir terlambat. Sebab, terdapat acara yang harus dihadiri sebelumnya. Namun, dia justru bersyukur datang terlambat karena bisa berbicara setelah Nadiem.

"Maaf ada acara sehingga saya datang terlambat, tapi sequence-nya lebih bagus karena saya berbicara setelah Nadiem," ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BRI Agro Buka Banyak Lowongan untuk S1, Ini Posisi dan Cara Mendaftarnya

BRI Agro Buka Banyak Lowongan untuk S1, Ini Posisi dan Cara Mendaftarnya

Work Smart
Ingin Kerja di Lembaga Internasional? UNDP Buka Lowongan untuk Lulusan S1 dan S2 Indonesia

Ingin Kerja di Lembaga Internasional? UNDP Buka Lowongan untuk Lulusan S1 dan S2 Indonesia

Work Smart
[POPULER MONEY] Garuda Tak Boleh Terbang ke Hong Kong | Kompensasi Rp 7,3 Triliun untuk Korban Boeing 737 MAX

[POPULER MONEY] Garuda Tak Boleh Terbang ke Hong Kong | Kompensasi Rp 7,3 Triliun untuk Korban Boeing 737 MAX

Whats New
Ini Insentif Pajak yang Diperpanjang Sri Mulyani Hingga Akhir Tahun

Ini Insentif Pajak yang Diperpanjang Sri Mulyani Hingga Akhir Tahun

Whats New
Penyaluran Kredit Perbankan Hingga Mei 2021 Masih Terkontraksi

Penyaluran Kredit Perbankan Hingga Mei 2021 Masih Terkontraksi

Whats New
Gandeng Swasta, Kemenhub Mulai Pengembangan Pelabuhan di Gorontalo Tahun Ini

Gandeng Swasta, Kemenhub Mulai Pengembangan Pelabuhan di Gorontalo Tahun Ini

Whats New
Cara Menambah Daya Listrik Berikut Rincian Biayanya

Cara Menambah Daya Listrik Berikut Rincian Biayanya

Whats New
Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Rilis
Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Whats New
Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Whats New
Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Rilis
Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Rilis
Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Whats New
Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Rilis
 Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X