Jokowi Ngotot Turunkan Angka Stunting Jadi 14 Persen

Kompas.com - 28/11/2019, 17:10 WIB
Presiden Joko Widodo di acara KOMPAS100 CEO Forum di Jakarta, Kamis (28/11/2019). KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIAPresiden Joko Widodo di acara KOMPAS100 CEO Forum di Jakarta, Kamis (28/11/2019).
Penulis Mutia Fauzia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengatakan, dirinya ngotot ingin angka stunting di Indonesia bisa ditekan hingga 14 persen dalam lima tahun ke depan.

Angka tersebut jauh lebih rendah dari target yang ditetapkan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang sebesar 19 persen.

"Angka stunting kita ini tinggi, dulu masuk 37 persen, selama lima tahun bisa turun jadi kurang lebih 27 persen. Lima tahun ke depan dari Bappenas meminta targetnya 19 persen, saya masih tidak mau, saya ngotot 14 persen," ujarnya ketika memberikan paparan dalam KOMPAS100 CEO Forum di Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Baca juga: Jokowi Ingin Ganti Eselon III dan IV dengan Kecerdasan Buatan?

Pada akhir 2019, sebenarnya pemerintah menargetkan angkat stunting Bisa turun ke angka 27 persen. Angka ini jauh lebih baik karena menurun hingga 10 persen dibandingkan 5 tahun sebelumnya yang berada dikisaran 37 persen.

Menurut Jokowi, penurunan target stunting Ini menjadi salah satu program pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) pemerintah selama lima tahun ke depan. Dalam pembangunan SDM ini salah satu tantangan yang paling sulit adalah masalah stunting.  

"Prioritas pertama pembangunan SDM paling sulit tidak gampang menyelesaikan masalah SDM setelah 5 tahun yang lalu kita bekerja keras fokus di pembangunan infrastruktur meski 5 tahun ke depan kita tetap lanjutkan tapi fokus kita pembangunan SDM," jelasnya. 

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Penanganan Stunting, Solusi untuk Tingkatkan Ketahanan Pangan Nasional

Hal tersebut diperkuat dengan laporan dari Bank Dunia terkait angka stunting Indonesia yang cukup tinggi. Dalam laporannya, Bank Dunia menyebut 54 persen dari pekerja Indonesia saat masih balita mengalami stunting.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu optimis target penurunan stunting 14 akan tercapai asal seluruh pihak bisa bahu membahu dalam bekerja. Selain itu juga didukung dengan kebijakan-kebijakan yang fokus dalam penanganan masalah tersebut. 

"Karena kalau dikerjakan terus bukan sesuatu yang sulit didapat tapi memang perlu kerja keras dan fokus untuk mempertajam, menutup masalah-masalag yang harus kita kerjakan," jelasnya. 

Baca juga: Pak Ciputra Ingin Indonesia Jadi Negara Entrepreneur



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X